Warga Hias Jembatan dengan Foto Sejarah, Jejak Kejayaan Sampit Dibawa ke Ruang Publik

Usay Nor Rahmad • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:40 WIB
Jembatan Pemuatan Sampit dihiasi dengan foto Kota Sampit, zaman dulu. Ini dimaksud untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)
Jembatan Pemuatan Sampit dihiasi dengan foto Kota Sampit, zaman dulu. Ini dimaksud untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terlihat di sejumlah ruang publik Kota Sampit. Salah satunya melalui inisiatif warga yang menghias jembatan dengan ornamen kemerdekaan sekaligus menampilkan foto-foto sejarah Kota Sampit.

Inisiatif tersebut digagas Wahab, warga yang berinisiatif mempercantik sejumlah jembatan dengan dukungan donatur. Tidak hanya satu lokasi, ia juga menghias Jembatan Keramat di Jalan Usman Harun, Kecamatan Baamang.

Pada jembatan yang berada di jalur kegiatan kemerdekaan, Wahab tidak hanya memasang ornamen bernuansa merah putih. Sejumlah foto yang merekam perjalanan Sampit pada masa lalu turut ditampilkan.

Di antaranya dokumentasi NV Bruynzeel Dayak Houtbedrijven (NV BDH), perusahaan penggergajian kayu yang pernah menjadi bagian penting dari sejarah industri Sampit. Ada pula foto sisa bangunan pabrik kayu serta suasana Pelabuhan Sampit tempo dulu.

Foto-foto tersebut dicetak dalam media vinil dan dipasang menjadi bagian dari dekorasi jembatan. Warga yang melintas dapat melihat langsung potongan sejarah tersebut tanpa harus mencari informasi melalui internet.

Wahab mengatakan, seluruh kegiatan tersebut murni merupakan inisiatif untuk ikut memeriahkan peringatan Kemerdekaan Indonesia di Sampit.

Untuk membiayai kegiatan tersebut, ia berupaya mencari dukungan dari sejumlah donatur. Beberapa pihak kemudian bersedia membantu sehingga pemasangan dekorasi dan materi sejarah dapat direalisasikan.

“Ini murni untuk meramaikan Kemerdekaan Indonesia di Sampit. Kebetulan jalan ini juga akan dilalui peserta Gowes Kemerdekaan nanti. Kami berharap ini bisa ikut mewarnai kemeriahan kemerdekaan,” ujar Wahab.

Namun, bagi Wahab, dekorasi tersebut tidak hanya bertujuan mempercantik jembatan.

Ia sengaja memasukkan foto-foto lama karena ingin memperkenalkan kembali sejarah Kota Sampit kepada masyarakat.

“Saya juga ingin mengenalkan secuil sejarah Kota Sampit masa lalu. Karena tidak semua warga tahu. Tidak semua warga juga bisa mengakses informasi di internet. Jadi kami tampilkan di ruang publik supaya bisa dilihat langsung,” katanya.

Menurutnya, foto-foto tersebut menjadi pengingat bahwa Sampit pernah memiliki perjalanan panjang sebagai salah satu kawasan penting dalam aktivitas industri kayu dan perdagangan di Kalimantan Tengah.

Dokumentasi NV Bruynzeel Dayak Houtbedrijven menjadi salah satu materi utama. Perusahaan tersebut pernah menjadi bagian dari perkembangan industri pengolahan kayu di Sampit.

Selain itu, foto sisa bangunan industri kayu dan Pelabuhan Sampit tempo dulu juga dipasang untuk memperlihatkan perubahan wajah kota dari masa ke masa.

Wahab berharap dekorasi tersebut tidak hanya memperkuat suasana perayaan kemerdekaan, tetapi juga memberikan informasi kepada masyarakat yang melintas.

Terlebih, beberapa lokasi yang dihias berada di jalur yang akan dilewati peserta kegiatan Gowes Kemerdekaan.

“Mudah-mudahan selain meramaikan kemerdekaan, warga yang lewat juga bisa melihat dan mengenal sedikit sejarah Sampit,” ujarnya. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
sampit jadul zaman dulu HUT ke-81 Kemerdekaan RI jembatan pemuatan foto kota sampit