Jelang 17 Agustus, Pedagang Bendera Merah Putih Mulai Ramai di Sampit

Alfian Arwi Permana • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:31 WIB
PEDAGANG MUSIMAN: lapak dagangan milik Sumiati (62) di kawasan depan Terminal Patih Rumbih, Jalan MT Haryono, Sampit. FOTO: ALFIAN ARWI PERMANA/RADAR SAMPIT
PEDAGANG MUSIMAN: lapak dagangan milik Sumiati (62) di kawasan depan Terminal Patih Rumbih, Jalan MT Haryono, Sampit. FOTO: ALFIAN ARWI PERMANA/RADAR SAMPIT

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, suasana kemerdekaan mulai terasa di Kota Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim).

Sejumlah pedagang musiman yang menjual bendera merah putih, umbul-umbul, hingga berbagai atribut kemerdekaan mulai bermunculan di beberapa titik strategis. Salah satunya di kawasan depan Terminal Patih Rumbih, Jalan MT Haryono, yang mulai ramai didatangi masyarakat.

Lapak-lapak sederhana yang dipenuhi aneka bendera merah putih dengan berbagai ukuran tampak menghiasi pinggir jalan. Selain bendera, para pedagang juga menawarkan umbul-umbul, dekorasi bernuansa merah putih, serta aksesori untuk mempercantik rumah, kantor, sekolah, maupun lingkungan menjelang perayaan 17 Agustus.

Baca Juga: Rumah Jadi Sarang Narkoba, Bandar Sabu Tumbang Sangai Dibekuk Polisi

Salah seorang pedagang, Sumiati (62), mengatakan dirinya baru memulai aktivitas berjualan pada hari ini. Seperti tahun-tahun sebelumnya, ia memanfaatkan momentum menjelang Hari Kemerdekaan untuk mencari tambahan penghasilan dengan menjual perlengkapan perayaan HUT RI.

"Hari ini (kemarin) baru mulai berjualan. Barangnya saya ambil dari Banjarmasin. Harganya mulai Rp30 ribu sampai Rp100 ribu, tergantung motif dan ukurannya," ujar Sumiati saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, seluruh barang dagangan didatangkan dari Banjarmasin karena pilihan produk yang lebih lengkap dan kualitasnya dinilai lebih baik. Ia menyediakan berbagai jenis bendera, mulai ukuran kecil hingga besar, serta umbul-umbul dengan motif yang beragam agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Petaka Berdarah Jumat Siang di Palangka Raya! Niat Menyalip Berujung Nyawa Melayang di Kolong Truk

Meski baru hari pertama berjualan, Sumiati mengaku sudah ada beberapa warga yang datang membeli bendera. Ia memperkirakan jumlah pembeli akan terus meningkat memasuki awal Agustus, ketika masyarakat mulai memasang bendera dan menghias rumah maupun lingkungan tempat tinggal.

"Biasanya semakin dekat tanggal 17 Agustus, pembeli semakin ramai. Mudah-mudahan tahun ini penjualannya lebih baik," harapnya.

Keberadaan pedagang musiman di sepanjang Jalan MT Haryono juga memudahkan masyarakat mendapatkan perlengkapan kemerdekaan tanpa harus pergi jauh.

Baca Juga: Kasus Sawit Bagendang, Dua Terdakwa Dituntut 6,5 Bulan Penjara

Dengan pilihan produk yang beragam dan harga yang bervariasi, warga dapat menyesuaikan kebutuhan serta anggaran untuk ikut menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Momentum perayaan Hari Kemerdekaan setiap tahun memang menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang musiman. Selain meningkatkan pendapatan, kehadiran mereka turut menambah semarak suasana Kota Sampit yang mulai dipenuhi nuansa merah putih sebagai simbol kecintaan terhadap Tanah Air. (ian/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
pedagang musiman 17 agustus HUT RI bendera hari kemerdekaan