HANI 2026 Jadi Momentum Perkuat Perang Melawan Narkoba

Yuni Pratiwi Iskandar • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 20:54 WIB

 

VIRTUAL: Wakil Bupati Kotim Irawati bersama pihak terkait mengikuti peringatan HANI 2026 secara virtual dari ruang kerja Kepala BNNK Kotim AKBP Muhammad Fadli, Kamis (23/7/2026). FOTO: BNNK KOTIM/RADAR SAMPIT
VIRTUAL: Wakil Bupati Kotim Irawati bersama pihak terkait mengikuti peringatan HANI 2026 secara virtual dari ruang kerja Kepala BNNK Kotim AKBP Muhammad Fadli, Kamis (23/7/2026). FOTO: BNNK KOTIM/RADAR SAMPIT

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengikuti peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 secara virtual dari Kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotim, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi seluruh elemen dalam memerangi penyalahgunaan narkotika.

Wakil Bupati Kotim Irawati menegaskan, penyalahgunaan narkotika masih menjadi ancaman serius, terutama bagi generasi muda. Karena itu, pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum, tetapi memerlukan keterlibatan pemerintah, BNN, aparat keamanan, dunia pendidikan, tokoh masyarakat, hingga keluarga.

Baca Juga: Selat Hormuz Terancam, Harga Minyak Brent Tembus USD 95,85 per Barel

"Perang terhadap narkoba merupakan tanggung jawab bersama. Semua pihak harus bergerak bersama melakukan pencegahan," ujarnya.

Peringatan HANI 2026 diikuti secara nasional melalui konferensi video. Di Kotim, kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BNNK Kotim AKBP Muhammad Fadli, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah tamu undangan.

Irawati menambahkan, HANI tidak boleh dimaknai sekadar seremoni, melainkan menjadi pengingat untuk terus memperkuat edukasi, pengawasan, dan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga: Begini Cara Polisi di Palangka Raya Musnahkan 116 Gram Sabu, Diblender dengan Cairan Pembersih Toilet

Sementara itu, Kepala BNNK Kotim AKBP Muhammad Fadli menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

"Kami berharap seluruh instansi dan masyarakat semakin peduli serta aktif mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di Kotim," harapnya. (yn/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
hani 2026 virtual perang narkoba BNNK pemkab kotim