SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung lebih lama dari biasanya.
Perubahan cuaca tersebut berpotensi memicu berbagai gangguan kesehatan apabila tidak diantisipasi sejak dini.
Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi, mengatakan cuaca panas, meningkatnya debu, dan menurunnya kualitas udara selama musim kemarau dapat memicu peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), dehidrasi, hingga penyakit pencernaan. Karena itu, masyarakat diminta menjaga kondisi tubuh agar tetap prima.
Baca Juga: Kotim Terbitkan Perbup Inovasi Daerah, Semua Terobosan Kini Punya Payung Hukum
"Musim kemarau kali ini diperkirakan berlangsung lebih panjang. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan menjaga daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat," ujarnya.
Sebagai langkah pencegahan, masyarakat dianjurkan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika kondisi berdebu atau kualitas udara menurun. Penggunaan masker dinilai efektif melindungi saluran pernapasan dari paparan debu dan polusi.
Selain itu, Dinkes mengimbau masyarakat memperbanyak konsumsi air putih untuk mencegah dehidrasi akibat suhu udara yang lebih panas. Warga juga diminta menghindari paparan asap rokok dan polusi karena dapat memperburuk kondisi kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit kronis.
Baca Juga: Capaska Kotim Masuk Karantina 4 Agustus, Jalani Pusdiklat Hingga 18 Agustus
Umar menambahkan, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengonsumsi makanan yang bersih dan bergizi, merupakan langkah penting untuk menekan risiko penyakit selama musim kemarau.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan kesehatan apabila mengalami gejala seperti batuk, sesak napas, demam, atau keluhan kesehatan lainnya.
"Jika mengalami gejala tersebut, segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat agar dapat ditangani sedini mungkin," pungkasnya. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor