Optimalkan Layanan Rehabilitasi Medik untuk Percepat Pemulihan Pasien

Yuni Pratiwi Iskandar • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 21:30 WIB
Foto: Direktur RSUD dr. Murjani Sampit, dr. Yulia Nofiany
Foto: Direktur RSUD dr. Murjani Sampit, dr. Yulia Nofiany

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Keberhasilan pengobatan tidak berhenti ketika pasien dinyatakan sembuh dari penyakitnya. Proses pemulihan kemampuan fisik hingga kembali dapat menjalankan aktivitas sehari-hari juga menjadi perhatian RSUD dr. Murjani Sampit melalui penguatan layanan rehabilitasi medik.

Direktur RSUD dr. Murjani Sampit, dr. Yulia Nofiany mengatakan, rehabilitasi medik berperan membantu pasien memulihkan fungsi tubuh yang terganggu akibat penyakit, cedera, maupun pascaoperasi.

Setiap pasien akan menjalani asesmen terlebih dahulu agar terapi yang diberikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing.

Baca Juga: Juara 3 Piala Dunia 2026, Timnas Inggris Diminta Tetap Bangga. Capaian Terbaik setelah Penantian 60 Tahun

"Setiap pasien memiliki kebutuhan yang berbeda. Karena itu program rehabilitasi disusun berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh agar pemulihannya lebih optimal," ujarnya.

Ia menjelaskan, layanan rehabilitasi medik di rumah sakit tersebut mencakup fisioterapi bagi pasien dengan gangguan gerak, terapi wicara untuk pasien yang mengalami hambatan berbicara, berkomunikasi maupun gangguan menelan.

Terapi okupasi untuk melatih kemandirian dalam beraktivitas, serta layanan ortotik dan prostetik berupa penyediaan alat bantu sesuai kebutuhan pasien.

Baca Juga: Juara 3 Piala Dunia 2026, Timnas Inggris Diminta Tetap Bangga. Capaian Terbaik setelah Penantian 60 Tahun

Layanan tersebut dapat dimanfaatkan baik oleh pasien rawat inap maupun masyarakat yang datang melalui layanan rawat jalan. Dengan demikian, proses rehabilitasi dapat terus dilakukan hingga kondisi pasien semakin membaik meski telah menyelesaikan perawatan medis utama.

Untuk mendukung pelayanan, Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD dr. Murjani diperkuat satu dokter spesialis rehabilitasi medik, 17 fisioterapis, tiga terapis wicara, empat okupasi terapis, dan satu tenaga ortotis-prostetis.

Seluruh tenaga kesehatan tersebut bekerja secara terpadu dalam mendampingi proses pemulihan pasien.

Baca Juga: Meningkatkan Fenomena ODGJ di Palangka Raya, sehingga Memerlukan Perhatian Serius

Menurut Yulia, rumah sakit akan terus meningkatkan kualitas layanan rehabilitasi medik agar masyarakat memperoleh penangganan yang komprehensif dan berkelanjutan.

“Harapannya, pasien tidak hanya pulih dari penyakit, tetapi juga mampu kembali menjalani aktivitas secara mandiri dan produktif,” harapnya. (adv/yn/fm) 

 

Editor : Farid Mahliyannor
pengobatan kesehatan rehabilitasi RSUD dr Murjani Sampit fasilitas