Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Jembatan Patah Sampit Bakal Dibangun Ulang? Pemkab Masih Tunggu Hasil Kajian Teknis

Yuni Pratiwi Iskandar • Rabu, 8 Juli 2026 | 21:22 WIB
INFRASTRUKTUR: Jembatan Sei Mentawa I atau jempatan patah Jalan Kapten Mulyono, Sampit. FOTO: YUNI/RADAR SAMPIT
INFRASTRUKTUR: Jembatan Sei Mentawa I atau jempatan patah Jalan Kapten Mulyono, Sampit. FOTO: YUNI/RADAR SAMPIT

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pembangunan Jembatan Sei Mentawa I atau yang dikenal masyarakat sebagai Jembatan Patah di Jalan Kapten Mulyono, Sampit masih menunggu hasil kajian teknis.

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tengah menilai apakah struktur jembatan yang ada masih layak dipertahankan dan ditingkatkan menjadi jembatan permanen atau harus dibangun ulang.

Kajian tersebut dilakukan melalui Feasibility Study (FS) yang disusun Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kotim.

Hasil studi akan menjadi dasar penentuan arah pembangunan jembatan dalam jangka panjang.

Baca Juga: Pemkab Kotim Perkuat Sinergi Lintas Sektor Cegah Kekerasan Perempuan dan TPPO

Kepala Dinas SDABMBKPRKP Kotim, Mentana Dhinar Tistama mengatakan pihaknya belum dapat memastikan bentuk penanganan yang akan dipilih karena seluruh opsi masih dianalisis berdasarkan kondisi struktur jembatan saat ini.

"FS sudah kami siapkan untuk melihat apakah jembatan ini masih memungkinkan ditingkatkan menjadi jembatan permanen berbahan beton atau justru harus dibangun ulang karena struktur lama sudah tidak layak dipertahankan. Semua masih dalam proses kajian," ujarnya.

Menurut Mentana, apabila hasil kajian menunjukkan konstruksi eksisting masih memenuhi syarat, pemerintah dapat melakukan peningkatan dengan mengganti lantai jembatan menjadi beton permanen.

Namun, jika struktur dinilai sudah tidak memadai, pembangunan jembatan baru akan menjadi pilihan.

Baca Juga: Gerindra Desak Pemkab Kotim Genjot PAD, Pemerataan Pembangunan Jadi Prioritas

Ia menjelaskan, hasil FS selanjutnya akan menjadi dasar penyusunan Detail Engineering Design (DED) sebagai acuan teknis sebelum proyek dapat dianggarkan dan dilaksanakan.

Pemerintah daerah berharap penyusunan DED dapat diakomodasi melalui perubahan anggaran sehingga seluruh tahapan perencanaan dapat diselesaikan lebih cepat. Dengan demikian, pembangunan fisik jembatan bisa dipersiapkan secara matang pada tahun anggaran berikutnya.

Baca Juga: Ajang Guru Berprestasi Palangka Raya Tuntas, Ini Daftar Para Juaranya

Mentana mengungkapkan, Bupati Kotim Halikinnor memberikan perhatian khusus terhadap kondisi Jembatan Sei Mentawa I. Apabila rekomendasi teknis mengarah pada pembangunan ulang, proyek tersebut diproyeksikan menjadi salah satu prioritas pembangunan infrastruktur daerah pada 2027.

"Keputusan akhir akan ditetapkan berdasarkan hasil kajian yang komprehensif agar solusi yang dipilih benar-benar menjamin keselamatan masyarakat, memperlancar mobilitas, serta mencegah terulangnya kerusakan serupa di masa mendatang," pungkasnya. (yn/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
#sei mentawa I #bakal dibangun permanen #infrastruktur #jembatan patah