KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Seruyan meresmikan fasilitas Penetasan Semi Alami (PSA) Telur Penyu di kawasan wisata Pantai Seribu Cemara, Desa Sungai Bakau, Minggu (28/6), sebagai upaya mendorong pelestarian lingkungan yang terintegrasi dengan pengembangan pariwisata.
Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda mengatakan fasilitas tersebut tidak hanya berfungsi melindungi telur penyu hingga menetas dengan lebih aman, tetapi juga menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.
"Penetasan semi alami ini menjadi langkah nyata menjaga kelestarian penyu sekaligus membuka peluang pengembangan wisata berbasis konservasi dan edukasi lingkungan," ujarnya.
Ia menjelaskan penyu memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan laut. Oleh karena itu, pelestarian habitat serta keberlangsungan hidup satwa tersebut memerlukan dukungan dari seluruh pihak.
Menurut Ahmad Selanorwanda, Desa Sungai Bakau memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata konservasi. Keberadaan PSA Telur Penyu diharapkan menjadi daya tarik wisata sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat dan pengunjung mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir.
Ke depan, kawasan tersebut direncanakan dikembangkan sebagai destinasi wisata terpadu dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti pusat edukasi penyu, jalur interpretasi lingkungan, pengembangan produk UMKM lokal, serta pelibatan generasi muda sebagai pemandu wisata.
Bupati juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan fasilitas penetasan semi alami tersebut.
"Semoga keberadaan fasilitas ini menjadi kebanggaan Kabupaten Seruyan, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, dan tetap menjaga warisan alam untuk generasi mendatang," katanya. (rdw/yit)
Editor : Heru Prayitno