SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali menunjukkan perannya dalam operasi penyelamatan nonkebakaran.
Kali ini, mereka membantu melepaskan cincin yang tersangkut di jari seorang anak yang mengalami pembengkakan akibat kecelakaan di sekolah.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (19/6/2026 ). Orang tua korban, Cahaya Surahmi, mendatangi Markas Komando Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim sekitar pukul 10.15 WIB untuk meminta bantuan.
Menurut laporan petugas, anak tersebut mengalami pembengkakan pada jari tengah tangan kiri setelah terjepit pintu di sekolah. Kondisi jari yang membesar membuat cincin yang dikenakan tidak dapat dilepaskan secara manual dan berpotensi mengganggu sirkulasi darah.
Menerima laporan itu, tim rescue dari Peleton III langsung melakukan persiapan penanganan. Tiga menit kemudian, tepat pukul 10.18 WIB, petugas mulai melakukan tindakan pelepasan cincin.
Dengan menggunakan tang pemotong khusus, petugas secara hati-hati memotong cincin yang melingkar di jari korban. Proses berlangsung cepat dan lancar tanpa menimbulkan cedera tambahan.
“Petugas melakukan penanganan pemotongan cincin pada jari tengah kiri korban menggunakan tang pemotong hingga cincin berhasil dilepaskan,” demikian Kepala Peleton III Disdamkarmat Kotim Supiansyah.
Operasi penyelamatan selesai pada pukul 10.28 WIB. Korban dilaporkan hanya mengalami cedera ringan berupa pembengkakan pada jari, tanpa luka serius lainnya.
Supriansyah, memastikan seluruh proses penanganan berjalan dengan baik. Tidak ada kendala berarti yang dihadapi petugas selama operasi berlangsung.
Kejadian ini menjadi salah satu contoh layanan penyelamatan nonkebakaran yang rutin dilakukan petugas Damkar. Selain menangani kebakaran, mereka juga kerap membantu masyarakat dalam berbagai kondisi darurat, mulai dari evakuasi hewan hingga pelepasan cincin yang berisiko membahayakan kesehatan pemakainya. (oes)
Editor : Slamet Harmoko