Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

BMKG Ingatkan Ancaman Puting Beliung Saat Kemarau di Kalimantan Tengah

Usay Nor Rahmad • Kamis, 18 Juni 2026 | 12:35 WIB
Pemangkasan pohon di tepi jalan protokol di Sampit, mengantisipasi angin kencang saat cuaca ekstrem. (Dok. Usay Nor Rahmad/Radar Sampit) 
Pemangkasan pohon di tepi jalan protokol di Sampit, mengantisipasi angin kencang saat cuaca ekstrem. (Dok. Usay Nor Rahmad/Radar Sampit) 

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Meski sebagian wilayah Kalimantan Tengah telah memasuki musim kemarau, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya mengeluarkan peringatan dini cuaca yang berlaku pada 18–20 Juni 2026. 

Dalam peringatan tersebut, BMKG menyebut adanya kondisi atmosfer yang masih mendukung terbentuknya awan hujan di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.

Fenomena belokan dan perlambatan kecepatan angin atau konvergensi yang terpantau di wilayah ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan.

Selain itu, kelembapan udara yang cukup tinggi dan labilitas atmosfer lokal yang kuat turut mendukung proses konvektif yang dapat memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat.

BMKG mengingatkan bahwa cuaca tersebut tidak hanya berpotensi menimbulkan hujan lebat, tetapi juga dapat disertai petir, kilat, angin kencang, bahkan puting beliung di beberapa daerah.

Untuk Kamis (18/6), wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang meliputi Lamandau, Kotawaringin Timur bagian utara, Seruyan bagian utara, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, dan Kapuas.

Sementara pada Jumat (19/6), BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kalimantan Tengah. Namun, masyarakat tetap diminta memantau perkembangan cuaca terkini.

Adapun pada Sabtu (20/6), potensi hujan kembali diprakirakan terjadi di Seruyan bagian utara, Katingan bagian utara, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, dan Kapuas.

BMKG mengimbau masyarakat agar tidak lengah meski saat ini berada dalam periode kemarau. Cuaca ekstrem yang terjadi secara lokal masih dapat memicu berbagai dampak bencana seperti genangan air, banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang.

“Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap potensi hujan lokal berdurasi singkat yang dapat disertai petir, kilat, angin kencang maupun puting beliung,” demikian imbauan BMKG dalam peringatan dini yang diterbitkan Kamis (18/6).

Khusus bagi warga di wilayah utara Kabupaten Kotawaringin Timur, kewaspadaan perlu ditingkatkan mengingat daerah tersebut masuk dalam daftar wilayah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem pada hari ini. Situasi ini menjadi pengingat bahwa musim kemarau tidak selalu identik dengan cuaca panas dan kering, karena faktor atmosfer tertentu masih dapat memicu terbentuknya hujan dan angin kencang secara tiba-tiba.(oes)

Editor : Slamet Harmoko
#BMKG #cuaca buruk #kalimantan tengah #angin puting beliung