SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Menguatnya nilai tukar dolar Amerika Serikat yang sempat menembus Rp18.000 tidak membuat Lion Air Group mengubah komitmennya dalam menyediakan layanan penerbangan dengan tarif terjangkau.
Maskapai tersebut memastikan masyarakat tetap dapat menikmati transportasi udara dengan harga yang kompetitif, termasuk untuk rute dari dan menuju Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Corporate Communications Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan fluktuasi nilai tukar dolar memang memberikan tekanan terhadap industri penerbangan karena sejumlah komponen operasional masih bergantung pada mata uang asing. Meski demikian, dampaknya terhadap harga tiket dinilai masih dapat dikendalikan.
“Secara garis besar ada dampaknya, tetapi tidak terlalu signifikan. Kami tetap berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait dan terus mengupayakan agar masyarakat tetap dapat menikmati layanan transportasi udara, khususnya dari dan menuju Kotawaringin Timur,” ujarnya, Kamis (11/6).
Menurut Danang, Lion Air Group terus mencari berbagai strategi agar layanan penerbangan tetap terjangkau di tengah dinamika ekonomi global yang memengaruhi sektor transportasi udara.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperluas jaringan penerbangan melalui pembukaan rute-rute baru yang dinilai mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat sekaligus memberikan lebih banyak pilihan perjalanan dengan tarif yang sesuai kemampuan.
“Kami selalu menjadikan tantangan sebagai peluang. Salah satu inovasi yang kami lakukan adalah membuka rute ke Kotawaringin Timur sehingga masyarakat lebih terbantu dan kami tetap bisa memberikan kemudahan dari sisi biaya yang disesuaikan dengan kemampuan masyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan, pembukaan rute baru menuju Kotim merupakan hasil sinergi dan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur dan Dinas Perhubungan.
Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mendukung konektivitas daerah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di wilayah tersebut.
“Salah satu solusi yang kami tawarkan di tengah tantangan saat ini adalah membuka rute baru melalui koordinasi dan kolaborasi bersama para pihak, termasuk Bupati Kotim, Dinas Perhubungan, dan pihak terkait lainnya,” ujarnya.
Danang menegaskan, Lion Air Group akan terus menjaga keseimbangan antara efisiensi operasional dan kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi udara yang aman, nyaman, serta terjangkau.
Melalui pengembangan jaringan penerbangan dan berbagai upaya efisiensi, maskapai berharap masyarakat tetap memiliki akses transportasi udara dengan harga yang ramah di kantong meskipun kondisi ekonomi global masih diwarnai ketidakpastian dan fluktuasi nilai tukar mata uang. (ktr-2)
Editor : Slamet Harmoko