Iduladha 1447 Hijriah, SMAN 1 Sampit Berkurban Lima Ekor Sapi

Slamet Harmoko • Dipublikasikan Kamis, 28 Mei 2026 | 15:33 WIB
SMAN 1 Sampit menyembelih lima ekor sapi pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kamis (28/5/2026).
SMAN 1 Sampit menyembelih lima ekor sapi pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kamis (28/5/2026).

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - SMAN 1 Sampit kembali meneguhkan perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan akademik, tetapi juga pembentukan karakter religius, sosial, dan kemanusiaan melalui pelaksanaan kegiatan penyembelihan hewan kurban sebanyak lima ekor sapi pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kamis (28/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman utama SMAN 1 Sampit  ini menjadi salah satu agenda keagamaan terbesar yang dilaksanakan keluarga besar SMAN 1 Sampit sepanjang tahun 2026.

Pelaksanaan kurban tersebut merupakan hasil kolaborasi dan gotong royong berbagai elemen pendidikan, mulai dari guru, orang tua siswa, peserta didik, hingga dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Kalteng Cabang Sampit. 

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa semangat Idul adha mampu menjadi medium pemersatu yang memperkuat solidaritas sosial, nilai kepedulian, dan budaya berbagi di lingkungan sekolah.

Kepala SMAN 1 Sampit M. Dharma Setiawan menyampaikan bahwa kegiatan kurban ini merupakan bagian penting dari implementasi pendidikan karakter
Kepala SMAN 1 Sampit M. Dharma Setiawan menyampaikan bahwa kegiatan kurban ini merupakan bagian penting dari implementasi pendidikan karakter

 

Kegiatan penyembelihan hewan kurban berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekeluargaan.

Lima ekor sapi yang dikurbankan menjadi simbol nyata kepedulian sosial keluarga besar SMAN 1 Sampit terhadap masyarakat sekitar dan warga sekolah yang membutuhkan. 

Proses penyembelihan dilakukan sesuai syariat Islam dengan memperhatikan prinsip kebersihan, ketertiban, dan kesehatan lingkungan. 

Setelah proses penyembelihan selesai, panitia bersama para siswa dan guru secara gotong royong melakukan proses pemotongan, pengemasan, hingga pendistribusian daging kurban kepada masyarakat yang berhak menerima dan Panti Asuhan Annida Qolbu Sampit. 

Suasana kekompakan tampak begitu kuat selama kegiatan berlangsung. Para guru terlihat bekerja bersama siswa tanpa sekat formalitas, menciptakan suasana edukatif yang sarat nilai keteladanan.

Melalui kegiatan kurban, siswa belajar tentang nilai pengorbanan, tanggung jawab, empati sosial, manajemen organisasi, dan pentingnya bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama.

Kepala SMAN 1 Sampit M. Dharma Setiawan menyampaikan bahwa kegiatan kurban ini merupakan bagian penting dari implementasi pendidikan karakter berbasis nilai-nilai religius yang selama ini menjadi perhatian utama sekolah.

Menurutnya Iduladha bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan momentum pendidikan moral yang memiliki dimensi spiritual, sosial, dan kemanusiaan yang sangat mendalam.

Ia menegaskan bahwa sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan akhlak yang mulia.

Darma menjelaskan bahwa latar belakang pelaksanaan kegiatan kurban di SMAN 1 Sampit berangkat dari keinginan kuat seluruh warga sekolah untuk menghadirkan pendidikan yang holistik dan menyentuh seluruh aspek kehidupan peserta didik.

Pendidikan modern, menurutnya, tidak cukup hanya menekankan capaian akademik, tetapi juga harus mampu menumbuhkan nilai ketakwaan, solidaritas, dan semangat berbagi kepada sesama.

Lebih lanjut Darma mengungkapkan bahwa keterlibatan berbagai pihak, mulai dari guru, siswa, orang tua, hingga dunia perbankan melalui CSR Bank Kalteng Sampit, menjadi bukti bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama.

Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa sekolah mampu menjadi pusat penguatan nilai sosial di tengah masyarakat.

Darma juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia Idul adha, OSIS, Smansa Peduli, serta semua pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, kekompakan dan kebersamaan yang terlihat selama kegiatan menjadi modal sosial yang sangat penting dalam membangun budaya sekolah yang positif dan harmonis.

“Melalui kegiatan kurban ini, kami ingin menanamkan kepada peserta didik bahwa keberhasilan hidup tidak hanya diukur dari kecerdasan intelektual, tetapi juga dari kemampuan seseorang untuk peduli, berbagi, dan memberikan manfaat bagi orang lain. Iduladha mengajarkan makna keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial yang harus terus diwariskan kepada generasi muda,” ungkapnya.

Ketua Panitia Kegiatan Iduladha SMAN 1 Sampit Harsono menyampaikan bahwa pelaksanaan kurban tahun 2026 menjadi salah satu kegiatan terbesar, perdana dan paling berkesan setelah Covid baru diadakan lagi di tahun 2026. 

Dijelaskannya bahwa tujuan utama kegiatan ini bukan hanya menyembelih hewan kurban, tetapi juga membangun budaya kebersamaan dan memperkuat karakter sosial peserta didik melalui pengalaman nyata di lapangan.

Menurutnya, keterlibatan siswa secara langsung dalam proses kegiatan memberikan pembelajaran yang sangat berharga mengenai arti kerja keras, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian sosial.

Harsono menambahkan bahwa semangat gotong royong yang ditunjukkan para guru, siswa SMAN 1 Sampit, OSIS SMAN 1 Sampit, Smansa Peduli, dan panitia menjadi cerminan kuat budaya positif yang telah tumbuh di lingkungan SMAN 1 Sampit.

Ia menilai kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga keharmonisan hubungan antarwarga sekolah sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap institusi pendidikan.
beliau juga berharap kegiatan qurban dapat menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara sekolah dengan masyarakat sekitar.

Menurutnya, sekolah tidak boleh menjadi institusi yang eksklusif, melainkan harus hadir sebagai bagian dari masyarakat yang mampu memberikan manfaat sosial secara nyata.

“Kami ingin menjadikan momentum Idul Adha ini sebagai media pendidikan karakter yang aplikatif. Anak-anak tidak hanya mendengar teori tentang kepedulian sosial, tetapi mereka langsung terlibat membantu, bekerja sama, dan berbagi dengan masyarakat. Pengalaman seperti inilah yang akan membentuk kepribadian mereka di masa depan,” tutur beliau.

Ketua Komite SMAN 1 Sampit Susilo menyampaikan bahwa kegiatan Idul Adha di sekolah memiliki dampak yang sangat besar dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak dan memiliki kesadaran sosial tinggi.

Susilo juga mengapresiasi sinergi antara sekolah, komite, orang tua siswa, dan dunia usaha yang terjalin sangat baik dalam mendukung kegiatan qurban tahun ini. Menurutnya, kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa SMAN 1 Sampit memiliki ekosistem pendidikan yang kuat dan sehat.

Ia berharap budaya gotong royong dan kepedulian sosial seperti ini dapat terus dipertahankan dan dikembangkan pada tahun-tahun mendatang.

“Momentum Iduladha harus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pendidikan sejati adalah pendidikan yang mampu melahirkan manusia yang peduli terhadap sesama. Saya melihat semangat luar biasa dari para siswa, guru, dan panitia dalam kegiatan ini. Ini merupakan investasi moral yang sangat penting bagi masa depan generasi muda,” ujar beliau.

Rangkaian kegiatan Iduladha di SMAN 1 Sampit sendiri tidak hanya berhenti pada pelaksanaan penyembelihan kurban.

Sebelumnya Rabu (27/5/2026) keluarga besar SMAN 1 Sampit melaksanakan salat Idul Adha bersama di halaman utama sekolah dengan penuh khidmat dan kekhusyukan. 

Pelaksanaan salat Iduladha tersebut diikuti oleh guru, tenaga kependidikan, siswa, serta masyarakat sekitar sekolah. Tidak hanya itu, semarak Idul Adha di SMAN 1 Sampit akan dilanjutkan kembali melalui kegiatan Pesta Qurban dan berbagai perlombaan yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (30/5/2026). 

Kegiatan tersebut dirancang sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus memeriahkan Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M dengan suasana edukatif, kreatif, dan penuh kegembiraan.

Berbagai lomba yang akan dilaksanakan diharapkan mampu menjadi media pengembangan bakat, kreativitas, dan semangat kebersamaan peserta didik. (ton/soc)

Editor : Slamet Harmoko
idul adha 1447 hijriah kurban SMAN 1 Sampit