Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Bus Pelajar Pedalaman Jadi Perhatian, DPRD Kotim Ingatkan Soal Keselamatan

Dodi Abdul Qadir • Selasa, 12 Mei 2026 | 20:13 WIB
Juliansyah, Wakil Ketua DPRD Kotim
Juliansyah, Wakil Ketua DPRD Kotim

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Juliansyah menyoroti keras tanggung jawab perusahaan terhadap program bantuan angkutan bus sekolah di Desa Tumbang Koling, Kecamatan Cempaga Hulu.

Dia menilai perusahaan tidak boleh asal menyediakan kendaraan tanpa memperhatikan faktor keselamatan pelajar yang menggunakannya setiap hari.

Menurut dia, bantuan transportasi sekolah sejatinya merupakan program yang baik untuk membantu akses pendidikan masyarakat di wilayah pedalaman.

Baca Juga: Polisi Sita Lahan Sawit Seluas 4,5 Hektare Di Areal Kebun PTPN IV Regional V

Namun, kata dia, bantuan tersebut tidak boleh sekadar formalitas atau hanya untuk memenuhi kewajiban sosial perusahaan semata.

“Kami tegaskan kepada PT. BHL untuk memberikan kendaraan yang layak jalan dan tidak terkesan asal-asalan,” ujar dia.

Juliansyah menilai keselamatan siswa harus menjadi prioritas utama. Dia menyebut kendaraan yang dipakai untuk mengangkut pelajar wajib memenuhi standar keamanan dan kelayakan jalan agar tidak membahayakan para siswa.

Baca Juga: Tak Hanya Pelaku dan Penonton Balap Liar juga Terancam Kurungan, Polisi Siapkan Sanksi Tegas

Politisi itu menegaskan perusahaan harus bertanggung jawab penuh terhadap kondisi armada yang diperbantukan sebagai angkutan sekolah.

Menurutnya, jangan sampai kendaraan yang digunakan justru menimbulkan risiko bagi pelajar karena minim perawatan atau sudah tidak layak pakai.

Dia juga meminta pemerintah daerah ikut turun tangan melakukan pengecekan rutin terhadap seluruh armada bus sekolah bantuan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kotim, khususnya daerah pedalaman.

Baca Juga: Pemkab Pulpis Sediakan Asrama Gratis untuk Mahasiswa

“Pemda juga harus cek setiap bus yang katanya diperbantukan untuk angkutan pelajar, apakah layak dan aman digunakan, jangan asal-asalan,” ungkap dia.

Juliansyah menilai pengawasan dari pemerintah sangat penting agar perusahaan tidak hanya fokus memberikan bantuan secara simbolis tanpa memperhatikan kualitas kendaraan yang digunakan siswa setiap hari.

Menurut dia, kejadian yang berkaitan dengan keselamatan pelajar harus menjadi perhatian serius semua pihak.

Baca Juga: BNNK Gandeng Duta Pariwisata Perangi Narkoba

“Sejatinya, perusahaan yang beroperasi memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar aman dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi para pelajar di wilayah pedalaman,” tandasnya. (ang/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#angkutan pedalaman #DPRD Kotim #bus sekolah #suara rakyat #transportasi