Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Fantastis! 800 Siswa SMAN 1 Sampit Serentak Tulis Surat untuk Bupati Kotim

Yuni Pratiwi Iskandar • Senin, 11 Mei 2026 | 14:55 WIB
TULIS SURAT: Para pelajar SMAN 1 Sampit sedang menulis surat untuk Bupati, Senin (11/5) YUNI/RADAR SAMPIT
TULIS SURAT: Para pelajar SMAN 1 Sampit sedang menulis surat untuk Bupati, Senin (11/5) YUNI/RADAR SAMPIT

 

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Cara tak biasa dilakukan SMAN 1 Sampit dalam mendorong literasi siswa. Sekitar 800 pelajar kelas X dan XI serentak mengikuti lomba menulis surat untuk Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), langsung di ruang kelas masing-masing, Senin (11/5).

Kegiatan yang berlangsung selama dua jam, mulai dari pukul 09.00–11.00 WIB itu melibatkan 23 rombongan belajar. Seluruh siswa diwajibkan menulis di sekolah guna memastikan orisinalitas karya, sekaligus menghindari pengunaan bantuan pihak luar maupun aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI). 

Ketua panitia Tono Triyanto mengapresiasi langkah sekolah yang  mengikutsertakan seluruh siswa. Menurutnya, pola ini bisa menjadi contoh bagi sekolah lain di Kotim dalam menumbuhkan budaya literasi sceara merata.

“Kami berterima kasih kepada SMA Negeri 1 Sampit karena melibatkan seluruh siswa. Ini bisa jadi contoh, tidak hanya beberapa orang, tapi semua diberi kesempatan untuk ikut serta dalam lomba inj,” ujarnya.

Ia menambahkan, penulisan yang dilakukan di sekolah menjadi langkah penting untuk menjaga kejujuran karya. Selain itu, proses ini juga memberi ruang bagi siswa untuk berpikir mandiri tanpa intervensi teknologi I atau bantuan orang lain.

Kepala SMAN 1 Sampit M. Darma Setiawan mengakui bahwa selama ini minat siswa mengikuti lomba menulis relatif rendah. Namun, dengan pendekatan sedikit dipaksa, potensi yang selama ini tersembunyi justru mulai terlihat.

“Selama ini mungkin bukan karena tidak mau, tapi kurang percaya diri. Ketika semua diwajibkan, biasanya muncul bakat-bakat yang selama ini terpendam,” katanya.

Menurutnya, pelaksanaan lomba di sekolah juga menjadi bagian dari pembelajaran Bahasa Indonesia . Pihaknya bahkan telah mengingatkan siswa agar tidak menggunakan aplikasi pintar dalam proses penulisan.

“Kalau dikerjakan di rumah, kami tidak bisa memastikan mereka benar-benar mandiri. Dengan di sekolah, kami bisa kontrol langsung,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan Radar Sampit yang dipimpin Direktur Siti Fauziah, bersama Manager Pemasaran Tono Triyanto, Pemimpin Redaksi Agus Jaka Purnama dan jajaran, turut berkeliling kelas memantau aktivitas siswa menulis.

Lomba menulis surat untuk Bupati Kotim ini terbagi dalam dua kategori, yakni tingkat SMP sederajat dan SMA/SMK sederajat. Kegiatan ini terbuka khusus bagi pelajar di Kabupaten Kotawaringin Timur dengan total hadiah mencapai Rp6,5 juta.

Adapun tema yang diangkat adalah Kotim untuk Masa Depan. Para peserta diminta menulis surat yang menggambarkan kondisi sosial masyarakat secara aktual, menyentuh sisi kemanusiaan (human interest), serta memuat harapan dan gagasan kepada pemimpin daerah demi kemajuan Kotim. (yn)

Editor : Slamet Harmoko
#menulis surat #SMAN 1 Sampit #bupati kotim #kotim #kalteng