Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Harga Material Meroket! Dishub Kotim 'Putar Otak' Proyek PJU

Yuni Pratiwi Iskandar • Selasa, 5 Mei 2026 | 20:54 WIB
ilustrasi PJU
ilustrasi PJU

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Kenaikan harga material memaksa Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memutar strategi dalam proyek penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Kapten Mulyono, Kota Sampit. Tanpa tambahan anggaran, desain proyek harus disesuaikan agar tetap dapat dilaksanakan tahun ini.

Kepala Dishub Kotim, Raihansyah, mengungkapkan kenaikan paling signifikan terjadi pada kabel listrik yang melonjak hingga lebih dari dua kali lipat dibanding perencanaan awal tahun 2025.

“Kenaikan kabel mencapai sekitar 120 persen. Mau tidak mau kami melakukan penyesuaian pada harga perkiraan sendiri sekaligus desain teknis proyek,” ujarnya.

Baca Juga: Gebrakan Prabowo! KUR Turun 5 Persen, DPR: Ini Keberpihakan Nyata

Dengan pagu anggaran sekitar Rp2,3 miliar yang tidak berubah, Dishub memilih mengurangi jumlah tiang lampu sebagai langkah efisiensi. Dari rencana awal lebih dari 80 titik, kini disiasati menjadi sekitar 70 hingga 75 titik.

Meski jumlah berkurang, jangkauan penerangan tetap diupayakan optimal. Jarak antar tiang diperlebar dari semula sekitar 40 meter menjadi sekitar 50 meter.

“Penyesuaian ini agar seluruh ruas tetap terlayani penerangan, meski dengan jumlah tiang yang lebih sedikit,” jelasnya.

Baca Juga: Disiplin Diperketat! Kapolres Kotim Turun Langsung 'Sikat' Pelanggaran Anggota

Ruas Jalan Kapten Mulyono sepanjang lebih dari dua kilometer tersebut dinilai mendesak untuk segera diterangi, mengingat tingginya potensi kecelakaan, terutama di kawasan sekitar jembatan patah.

Dishub menargetkan proses lelang rampung pada Mei 2026, sehingga pekerjaan fisik dapat dimulai pada Juni hingga Juli 2026 mendatang.

“Kami tetap memprioritaskan aspek keselamatan. Penyesuaian ini bukan mengurangi kualitas, tetapi memastikan proyek tetap terlaksana di tengah keterbatasan anggaran dan waktu,” tegas Raihansyah. (yn/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#harga material #Dishub Kotim #pju #proyek