Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Inilah Kendala Dishub untuk Menertibkan Truk Masuk Kota Sampit

M. Akbar • Minggu, 3 Mei 2026 | 20:52 WIB
Kepala Dishub Kotim, Raihansyah
Kepala Dishub Kotim, Raihansyah

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengungkapkan masih adanya kendala dalam penertiban kendaraan angkutan berat yang melintas di dalam Kota Sampit, meskipun jalur lingkar utara dan selatan telah disiapkan sebagai jalur alternatif.

Kepala Dishub Kotim, Raihansyah, mengatakan pihaknya terus mengimbau kendaraan berat agar menggunakan jalur lingkar. Namun, pelanggaran masih terjadi terutama ketika pengawasan di lapangan tidak berlangsung.

“Jalan lingkar saat ini sudah bagus, dan kami terus mengimbau kendaraan besar agar melewati Jalur Lingkar Utara atau Selatan,” ujarnya, Sabtu (2/5).

Ia menjelaskan, dalam kondisi patroli dan pengawasan, sebagian besar pengemudi mematuhi aturan tersebut. Namun, ketika petugas tidak berada di lapangan, masih ditemukan kendaraan yang kembali melintas di dalam kota.

“Kalau kami lakukan pengawasan, mereka patuh. Tetapi saat tidak ada petugas di lapangan, mereka masuk lagi ke dalam kota,” jelasnya.

Raihansyah menuturkan, salah satu kendala utama penertiban adalah masih adanya aktivitas pergudangan di dalam kota, termasuk gudang pasir dan gudang alat berat di kawasan Jalan Kapten Mulyono serta Jalan H.M. Arsyad. Kondisi ini membuat kendaraan berat tetap memiliki akses langsung ke area perkotaan.

“Di Jalan Kapten Mulyono ada gudang pasir, dan di kawasan H.M. Arsyad juga ada gudang alat berat. Ini menjadi kendala karena kendaraan mereka tetap harus masuk kota,” ungkapnya.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu ditangani secara lintas sektor, termasuk penataan ulang lokasi pergudangan agar tidak lagi berada di pusat kota sehingga mendukung kelancaran arus lalu lintas.

“Kami berharap upaya penertiban kendaraan berat di dalam kota dapat berjalan lebih efektif melalui sinergi antarinstansi serta dukungan pelaku usaha dan masyarakat," tutup Raihansyah.   (ktr-2)

Editor : Slamet Harmoko
#Dishub Kotim #Kota sampit