SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Cuaca di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diprediksi masih didominasi hujan dalam 24 jam ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut, pertumbuhan awan hujan di wilayah ini tergolong masif.
Berdasarkan rilis Stasiun Meteorologi H Asan Kotim, Rabu (29/4/2026), hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi sejak pukul 07.00 WIB hingga Kamis (30/4) pukul 07.00 WIB. Prediksi ini mengacu pada model cuaca numerik WRF.
Tingginya potensi pertumbuhan awan hujan menjadi indikator kuat bahwa wilayah Kotim masih akan sering diguyur hujan dalam periode tersebut. Kondisi ini turut dipengaruhi arah angin yang terpantau bergerak dari timur ke barat berdasarkan data satelit Himawari.
Di sisi lain, kondisi cuaca basah ini membawa dampak positif terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). BMKG mencatat, sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah saat ini berada dalam kategori aman dan tidak mudah terbakar.
Artinya, risiko karhutla untuk sementara waktu cenderung menurun seiring meningkatnya intensitas hujan.
Meski begitu, BMKG tetap mendeteksi adanya satu titik panas (hotspot) dalam 24 jam terakhir. Titik tersebut berada di wilayah Kecamatan Tualan Hulu, tepatnya di Kelurahan Tanjung Jorong, dengan tingkat kepercayaan sedang.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak lengah. Perubahan cuaca yang dinamis masih berpotensi terjadi, sehingga kewaspadaan tetap diperlukan, termasuk tidak melakukan pembakaran lahan.
Dengan kondisi atmosfer yang masih mendukung pembentukan awan hujan, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini untuk mengurangi risiko kekeringan menjelang musim kemarau. (oes)
Editor : Slamet Harmoko