SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Puluhan pelajar Kelas 3C SD Islam Baiturrahim bersama guru pendamping dan orang tua murid mengunjungi Kantor Radar Sampit, Sabtu (25/4) pagi.
Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan parent teaching yang rutin dilaksanakan sebagai sarana edukasi di luar kelas.
Dalam kunjungan tersebut, para siswa diajak mengenal langsung proses produksi surat kabar, mulai dari ruang redaksi hingga ke ruang percetakan.
Mereka mendapat penjelasan bagaimana berita dikumpulkan, ditulis, hingga dicetak menjadi koran yang siap dibaca masyarakat.
Kedatangan rombongan disambut Dewan Redaksi Radar Sampit, Tono Triyanto yang menyampaikan gambaran umum tentang dunia jurnalistik dan surat kabar harian Radar Sampit.
Selanjutnya, penjelasan lebih rinci mengenai proses kerja redaksi hingga percetakan dipaparkan Pemimpin Redaksi Radar Sampit Agus Jaka Purnama.
Selama kegiatan berlangsung, tidak hanya siswa yang tampak antusias. Para guru dan orang tua murid juga aktif bertanya dan menunjukkan ketertarikan terhadap proses pembuatan berita.
Wali Kelas 3C SD Islam Baiturrahim, Rustiati menjelaskan bahwa kegiatan parent teaching dilaksanakan secara rutin setiap dua minggu sekali dengan melibatkan paguyuban orang tua siswa.
“Kegiatan ini kami adakan dua minggu sekali. Setiap kelas memiliki jadwal dan dilaksanakan secara bergiliran. Bisa dilakukan di lingkungan sekolah, atau di luar sekolah seperti kunjungan edukasi ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam satu kelas terdapat sekitar 30 siswa yang mengikuti kegiatan tersebut, dengan pembagian kelompok orang tua yang turut berperan dalam pelaksanaannya.
Menurutnya, kunjungan ke Radar Sampit diharapkan mampu memberikan pengalamab baru bagi siswa, khususnya dalam memahami proses pembuatan berita.
“Harapannya anak-anak bisa lebih rajin membaca, tidak hanya terpaku pada gadget. Mereka juga jadi tahu bahwa membuat berita itu tidak mudah, M ulai dari wawancara hingga menjadi tulisan di koran,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga pengalaman langsung yang dapat menumbuh kan minat baca serta pemahaman terhadap dunia jurnalistik sejak dini. (yn)