Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Waspada Sore hingga Malam! BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Kalteng 14–16 April 2026

Usay Nor Rahmad • Selasa, 14 April 2026 | 10:05 WIB
Suasana di tepian Sungai Mentaya, Kabupaten Kotawaringin Timur, usai turun hujan. (Usay Nor Rahmad/Radar Sampit) 
Suasana di tepian Sungai Mentaya, Kabupaten Kotawaringin Timur, usai turun hujan. (Usay Nor Rahmad/Radar Sampit) 

Radarsampit.jawapos.com – Masyarakat Kalimantan Tengah diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama pada sore hingga malam hari, menyusul peringatan dini cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk periode 14 hingga 16 April 2026.

Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya menyebutkan, potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang cenderung terjadi pada rentang waktu tersebut, seiring meningkatnya aktivitas atmosfer di wilayah Kalteng.

Dalam rilisnya, BMKG menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh adanya sirkulasi siklonik di wilayah Kalimantan yang menyebabkan terbentuknya daerah belokan angin dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi). Faktor ini diperkuat oleh kelembaban udara yang tinggi serta labilitas atmosfer lokal yang cukup kuat, sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan secara signifikan, khususnya pada sore hingga malam hari.

“Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang perlu diwaspadai, terutama pada sore hingga malam,” demikian peringatan yang disampaikan BMKG.

Pada 14 hingga 15 April 2026, potensi cuaca ekstrem diperkirakan terjadi di hampir seluruh wilayah Kalimantan Tengah, meliputi Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Seruyan, Katingan, Kapuas, Pulang Pisau, Sukamara, Lamandau, Gunung Mas, Murung Raya, serta wilayah Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, dan Kota Palangka Raya.

Sementara itu, pada 16 April 2026, wilayah yang masih berpotensi terdampak meliputi Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, dan Pulang Pisau.
BMKG juga mengingatkan bahwa hujan yang terjadi dapat bersifat lokal dengan durasi singkat, namun berpotensi menimbulkan dampak seperti genangan air, banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang.

Masyarakat diimbau untuk membatasi aktivitas di luar ruangan pada sore hingga malam hari saat kondisi cuaca memburuk, serta menghindari berteduh di bawah pohon atau dekat baliho yang rawan roboh akibat angin kencang.

Untuk informasi cuaca terkini, masyarakat dapat mengakses layanan resmi BMKG melalui website, media sosial, maupun aplikasi Info BMKG. BMKG memastikan akan terus memantau perkembangan cuaca dan memberikan pembaruan secara berkala. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#cuaca ekstrem #sampit #kotim #kalteng