Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Dipicu Aktivitas Atmosfer, BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Kalteng

Usay Nor Rahmad • Kamis, 12 Maret 2026 | 12:00 WIB

Pengendara sepeda motor menggunakan mantel menerobos derasnya hujan. (Dokoes /Radar Sampit)
Pengendara sepeda motor menggunakan mantel menerobos derasnya hujan. (Dokoes /Radar Sampit)

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Warga di sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan adanya kemungkinan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Peringatan dini tersebut disampaikan melalui Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya untuk periode 12 hingga 14 Maret 2026. BMKG menjelaskan bahwa kondisi cuaca di wilayah ini dipengaruhi oleh aktivitas dinamika atmosfer yang sedang aktif.

Salah satu faktor yang memicu peningkatan potensi hujan adalah aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO) yang berada pada fase aktif di wilayah Pasifik Barat. Kondisi ini turut mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia bagian tengah, termasuk Kalimantan Tengah.

Selain itu, BMKG juga mendeteksi adanya belokan angin serta konvergensi di sekitar wilayah Kalimantan Tengah.

Kondisi atmosfer yang cukup labil membuat pembentukan awan konvektif menjadi lebih cepat, sehingga berpotensi menimbulkan hujan lebat dalam waktu relatif singkat.

Berdasarkan analisis BMKG, potensi hujan lebat diperkirakan terjadi di beberapa daerah dengan waktu yang berbeda. Pada 12 Maret 2026, wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat meliputi Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, serta bagian utara Kapuas.

Kemudian pada 13 Maret 2026, potensi hujan lebat diperkirakan masih terjadi di wilayah utara Barito Utara dan Murung Raya.

Sementara pada 14 Maret 2026, potensi cuaca serupa diprediksi meluas hingga wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur serta bagian utara Katingan.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak yang mungkin ditimbulkan, seperti genangan air, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas akibat hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang.

Masyarakat juga diminta terus memantau informasi cuaca resmi yang disampaikan BMKG. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#BMKG #sampit #kotim #kalteng #hujan