SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Sekolah Dasar Eka Tjipta Tangar melaksanakan study tour ke Kantor Radar Sampit, Kamis pagi (15/1). Kegiatan itu diikuti 47 siswa dan 12 guru pendamping. Para murid diajak mengujungi dapur redaksi dan ruang percetakan koran.
Kepala SD Eka Tjipta Tangar Witanto Kuncono mengatakan kegiatan study tour merupakan program sekolah yang bertujuan memberikan wawasan pengetahuan dan hiburan kepada anak didik.
Radar Sampit menjadi salah satu lokasi yang dipilih dengan harapan bisa menambah wawasan kepada anak didik, tekait penguatan literasi dan pengolahan informasi yang benar.
“Dengan berkunjung langsung ke sini (Radar Sampit, red), anak didik bisa melihat langsung proses pengolahan informasi. Kalau selama ini mereka banyak dijejeli informasi terutama lewat akses digital (handphone), harapannya dari kunjungan ini bisa sudah bisa memilah mana informasi yang benar dan salah,” ungkap Witanto.
Kegiatan study tour ini juga mendapat dukungan positif dari orangtua siswa. Mereka berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut, khususnya dengan mengujungi Kantor Radar Sampit.
Anak-anak juga bisa mendapatkan wawasan lewat kegiatan ini. Saking senangnya beberapa orangtua ikut menjadi pendamping di kegiatan ini. Dan mereka “rela” menjadi sopir untuk armada study tour.
“Kami ini sayang anak semua. Apapun akan kami berikan yang terbaik untuk pendidikan anak-anak,” ucap salah satu orangtua siswa.
Manajer Pemasaran SKH Radar Sampit Tono Triyanto mengapresiasi kegiatan study tour yang dilaksanakan SD Eka Tjipta Tangar.
Program seperti ini memiliki manfaat besar untuk mengedukasi generasi muda terkait penyampaian informasi ditengah zaman yang serba digital.
Sebagai media yang teverifikasi dari Dewan Pers, Radar Sampit menjadi salah satu rujukan untuk mendapatkan akses informasi.
“Penting dipahami saat ini segala informasi mudah didapatkan apalagi lewat media sosial. Perlu kehati-hatian dalam menyikapinya. Siapapun termasuk para pelajar perlu bijak dan harus melakukan kroscek terhadap segala informasi yang didapat terutama lewat media sosial,” jelas Tono.
Dalam kunjungan itu, para siswa aktif bertanya seputar proses pembuatan koran. Dan yang banyak mendapat perhatian soal pembuatan desain koran.
Penggunaan ilustrasi dan karikatur menurut mereka lebih enak dilihat daripada menggunakan tampilan foto.
Radar Sampit sendiri sudah banyak mendapatkan prestasi di lomba cover dan desain koran tingkat nasional yang digelar Serikat Penerbit Pers (SPS). (soc/ton)
Editor : Slamet Harmoko