Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Aktivitas Kepelabuhan di Sampit Meningkat, KSOP Catatkan Kinerja Positif Sepanjang 2025

Yuni Pratiwi Iskandar • Jumat, 9 Januari 2026 | 07:05 WIB
Bupati Kotim Halikinnor bersama insan perhubungan dan instansi lainnya di Sungai Mentaya.
Bupati Kotim Halikinnor bersama insan perhubungan dan instansi lainnya di Sungai Mentaya.

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit mencatat sejumlah capaian kinerja sepanjang 2025. Peningkatan terlihat dari layanan teknis, pengelolaan anggaran, hingga arus keluar-masuk kapal dan bongkar muat barang.

Berdasarkan data KSOP Sampit, realisasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2025 mencapai 99,94 persen, melampaui target Kementerian Perhubungan sebesar 98 persen. Sementara itu, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor kepelabuhanan tercatat tertinggi dengan capaian 135 persen.

Kepala KSOP Kelas III Sampit Hotman Siagian mengatakan, capaian tersebut tidak lepas dari kerja kolektif seluruh jajaran dalam menjaga pelayanan dan pengawasan kepelabuhanan.

“Terima kasih kepada seluruh pejabat struktural serta karyawan dan karyawati yang telah bekerja keras, bersatu, dan melayani dengan pendekatan humanis sehingga target kinerja tahun 2025 dapat tercapai,” ujarnya. 

Hotman menambahkan, capaian tersebut menjadi dorongan untuk menjaga integritas pelayanan, memperkuat sinergi, serta meningkatkan kualitas layanan publik di tahun-tahun berikutnya. “Apa yang sudah dicapai pada 2025 akan kami pertahankan dan tingkatkan pada 2026,” katanya.

Dari sisi pelayanan teknis, sepanjang 2025 KSOP Sampit menerbitkan 2.954 sertifikat kapal, meningkat 56 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Aktivitas keluar-masuk kapal dan bongkar muat barang juga mengalami lonjakan signifikan, dengan total volume mencapai 16.206.406 ton atau naik 55,73 persen.

Kunjungan dan keberangkatan kapal tercatat meningkat 34,33 persen. Meski jumlah penumpang naik-turun kapal menurun 17,63 persen, secara keseluruhan total layanan kepelabuhanan meningkat 46,57 persen.

Untuk mendukung peningkatan kualitas layanan, KSOP Sampit mendorong pemanfaatan inovasi melalui SI-JELAWAT (Sistem Jaringan Layanan dan Wadah Aspirasi Terpadu) sebagai sarana monitoring dan evaluasi pelayanan yang lebih transparan, responsif, dan akuntabel.

Capaian ini mendapat tanggapan positif dari berbagai pemangku kepentingan di Pelabuhan Sampit. Kepala Dishub Kotawaringin Timur (Kotim), Raihansyah, menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan KSOP Sampit berjalan baik, terutama selama Posko Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Koordinasi lintas instansi berjalan sinergis sehingga pelayanan angkutan laut berlangsung lancar dan humanis,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan General Manager Pelayanan Terminal PT Pelindo Regional Sampit, Tri Purbo Waluyojati. Ia mengatakan komunikasi dan kolaborasi dengan KSOP Sampit berdampak langsung pada peningkatan layanan kepelabuhanan. “Capaian realisasi DIPA dan PNBP mencerminkan kinerja yang solid,” katanya.

Dari sektor angkutan penumpang, Kepala Cabang PT PELNI Sampit, Siti Nafila, menyebut dukungan KSOP dirasakan dalam peningkatan pelayanan yang lebih humanis. Hal senada disampaikan Kepala Cabang PT Dharma Lautan Utama (DLU) Sampit, Hendrik Sugiharto, yang menilai sinergi dengan KSOP berdampak positif pada kelancaran operasional pelabuhan.

Ketua Asosiasi TUKS/Tersus Pelabuhan Sampit, Rusdi, menambahkan bahwa kehadiran langsung jajaran KSOP di lapangan melalui patroli rutin penting dalam menjaga keamanan dan keselamatan pelayaran. “Pengawasan operasional dilakukan secara langsung untuk memastikan aktivitas pelabuhan berjalan aman,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari unsur pelayaran rakyat. Ketua DPC Pelayaran Rakyat Sampit, Reza Febrian Nur, menilai pelayanan KSOP profesional dan responsif, khususnya dalam mendukung keselamatan pelayaran. Sementara itu, Direktur PT Semangat Mandiri Indonesia, Doni, mengatakan peningkatan layanan memberikan kepastian bagi pelaku usaha keagenan kapal.

Ketua DPW ISAA dan DPW APBMI Kalteng, Bambang Widjanarko, turut menyampaikan dukungan agar sinergi antarpemangku kepentingan maritim terus terjaga. “Semoga ke depan pelayanan kepelabuhanan semakin baik dan keputusan yang diambil selalu berpihak pada keselamatan dan kelancaran pelayaran,” ujarnya.

Menutup evaluasi kinerja 2025, KSOP Sampit menyatakan akan terus memperkuat digitalisasi layanan kepelabuhanan, fokus pada peningkatan pelayanan, pengawasan keselamatan dan keamanan pelayaran, perlindungan lingkungan maritim, serta penguatan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. (yn)

 

Editor : Heru Prayitno
#ksop #sampit