SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) resmi membuka Sampit Expo 2026, Gelora Kriya Dekranasda Kotim dan Festival Budaya Habaring Hurung dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-73 Kabupaten Kotawaringin Timur, di Stadion 29 November Sampit, Rabu (7/1/2026) malam.
Kegiatan tersebut dibuka lngasung oleh Bupati Kotim Halikinnor didampingi Wakil Bupati Kotim Irawati dan Pj Sekda Kotim Umar serta dihadiri unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Halikinnor menegaskan bahwa rangkaian kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan dan perayaan hari jadi daerah, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam mendorong pembangunan Kotim ke depan.
“Kegiatan ini tidak hanya memeriahkan Hari Jadi ke-73 Kotawaringin Timur, tetapi juga menjadi momentum penguatan sinergi dan kolaborasi untuk mendorong transformasi ekonomi dan sosial menuju Kotim yang sejkahtera, bermartabat, maju, dan berkelanjutan,” ujar Halikinnor.
Ia menjelaskan, pembangunan daerah membutuhkan keterpaduan peran antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, khususnya dalam pelayanan publik serta pengembangan potensi daerah yang berbasis kearifan lokal dan inovasi.
Menurutnya, Sampit Expo 2026 menjadi ruang strategis bagi pelaku UMKM, pengusaha muda, dan pelaku ekonomi kreatif untuk menampilkan produk unggulan daerah. Tercatat sebanyak 105 stan diisi oleh pelaku usaha yang memanfaatkan expo ini sebagai sarana promosi dan perluasan pasar.
“Expo ini menjadi panggung untuk meningkatkan brand awareness dan exposure produk unggulan daerah secara langsung kepada masyarakat, sekaligus ajang edukasi, inovasi, serta membaca tren industri dan peluang jejaring bisnis, baik regional, nasional, hingga internasional,” katanya.
Selain itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan oleh perangkat daerah serta BUMD dan BUMN yang mengisi 60 stan untuk memperkenalkan berbagai layanan publik dan produk kepada masyarakat secara lebih terbuka dan dekat.
“Melalui Sampit Expo dan Festival Budaya Habaring Hurung, potensi ekonomi lokal dan kekayaan budaya daerah dapat semakin dikenal luas, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan ekonomi dan sosial di masa mendatang,” harapnya. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor