Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Evaluasi Akhir Tahun 2025: Ekonomi Kotim Tumbuh, IPM Lampaui Target

Yuni Pratiwi Iskandar • Rabu, 31 Desember 2025 | 05:00 WIB
SAMBUTAN: Wabup Kotim Irawati memberikan sambutan pada rapat evaluasi akhir tahun 2025, Selasa (30/12/2025). YUNI/RADAR SAMPIT
SAMBUTAN: Wabup Kotim Irawati memberikan sambutan pada rapat evaluasi akhir tahun 2025, Selasa (30/12/2025). YUNI/RADAR SAMPIT

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati mengungkapkan capaian positif kinerja ekonomi daerah dalam Rapat Evaluasi Akhir Tahun 2025 yang digelar Selasa (30/12/2025).

Berdasarkan data sementara Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kotawaringin Timur, pertumbuhan ekonomi hingga triwulan III tahun 2025 mencapai 6,07 persen, melampaui target yang ditetapkan sebesar 4,68 persen.

“Capaian ini didukung oleh bergeraknya seluruh sektor perekonomian secara positif dan mengalami peningkatan,” kata Irawati.

Selain pertumbuhan ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kotim juga menunjukkan tren membaik, yakni mencapai 74,96, melampaui target 2025 sebesar 74,35. Peningkatan tersebut ditopang oleh kemajuan di bidang pendidikan, kesehatan, serta pendapatan dan daya beli masyarakat.

Meski demikian, Irawati menengaskan bahwa capaian kinerja ekonomi makro tahun 2025 secara riil akan diketahui berdasarkan data resmi BPS pada triwulan pertama tahun 2026.

Menurutnya, pencapaiantersebut tidak diraih dengan mudah, meningat berbagai tantangan, hambatan, dan dinamika yang dihadapi sepanjang tahun 2025 merupakan bagian dari proses dalam mewujdkan target pembangunan yang telah ditetapkan.

“Oleh karena itu, sinergitas dan kerja sama yang baik serta terpadu dari semua pihak menjadi faktor yang sangat penting dalam membangun Kabupaten Kotawaringin Timur,” tegasnya.

Dalam mewujudkan visi daerah, pemerintah kabupaten telah merumuskan dan menjabarkan sejumlah program prioritas yang lebih operasional. Program-program tersebut disusun agar mudah diimplementasikan serta dapat diukur tingkat keberhasilannya oleh masing-masing perangkat daerah sesuai tugas s dan fungsinya.

Memasuki tahun 2026, Pemkab Kotim akan fokus mendukung program prioritas nasional, antara lain ketahanan pangan, pendidikan bermutu, kesehatan berkualitas, serta pembangunan ekonomi rakyat dan UMKM.

Program unggulan yang turut menjadi perhatian meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih. Selain itu, pemerintah daerah juga memprioritaskan pengendalian inflasi, penanggulangan kemiskinan ekstrem, serta program sekolah gratis.

Irawati menyampaikan bahwa alokasi anggaran dalam APBD Tahun Anggaran 2026 juga diarahkan pada berbagai program prioritas lainnya yang diharapkan mampu memberikan dampak pembangunan yang lebih baik dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, seiring dengan pertumbuhan perekonomian daerah.

Pada kesempatan tersebut, Irawati menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah dan semua pihak yang telah bekerjakeras melakukan akselerasi pembangunan sepanjang tahun 2025, baik di bidang infrastruktur, ekonomi, sosial budaya, tata kelola pemerintahan, maupun lingkungan hidup.

“Semoga hasil kerja tahun 2025 ini mampu memberikan warna tersendiri yang lebih baik bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur,” ujarnya.

Lebih lanjut, Irawati menjelaskan bahwa sumber pendapatan daerah untuk memenuhi kebutuhan belanja berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), transfer pemerintah pusat, dana bagi hasil provinsi, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah.

Namun, pada tahun 2026, rekapitulasi rancangan alokasi transfer pemerintah pusat ke daerah mengalami penurunan dibandingkan tahun 2025, yakni sebesar lebih dari Rp338 miliar.

Adapun alokasi dana transfer pemerintah pusat untuk Kabupaten Kotawaringin Timur dalam APBN Tahun Anggaran 2026 meliputi Dana Bagi Hasil (DBH) lebih dari Rp102 miliar.

Dana Alokasi Umum (DAU) lebih dari Rp897 miliar, Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik lebih dari Rp2,5 miliar, DAK nonfisik lebih dari Rp249 miliar, Dana Desa lebih dari Rp128 miliar, serta insentif fiskal yang tercatat nihil.

Dengan kondisi tersebut, Irawati menegaskan bahwa pembangunan di Kabupaten Kotawaringin Timur tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah, tetapi juga memerlukan dukungan instansi vertikal, perbankan, dan dunia usaha.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada instansi vertikal yang selama ini telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjalin koordinasi yang baik dengan pemerintah daerah.

Kepada pihak perbankan, Irawati berharap agar lebih memperhatikan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kemudahan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang tepat sasaran, sehingga dapat mendorong peningkatan pendapatan masyarakat.

Tak lupa, ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri, termasuk Danrem 102 Panju Panjung, Dandim 1015 Sampit, dan Kapolres Kotawaringin Timur, atas kerja sama yang terjalin baik selama ini. Padatahun 2025, Kotawaringin Timur dipercaya sebagai wadah Korem 102 Panju Panjung, sehingga daerah tetap berada dalam kondisi aman, nyaman, dan kondusif.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Forum Koordinasi Pengelola Keuangan Negara, dunia usaha, srdta seluruh masyarakat Kabupaten Kotim atas dukungan dan kerja sama yang terjalin selama periode kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati dalam membangun daerah. (yn/fm) 

Editor : Farid Mahliyannor
#rapat #Evaluasi Akhir Tahun #pemkab kotim