SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Tingkat kesadaran masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dalam memenuhi kewajiban perpajakan menunjukkan tren positif.
Hal ini tercermin dari capaian Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2025 yang melampaui target dan menjadi salah satu penopang penting pendapatan daerah.
Dari target Rp13 miliar, realisasi PBB-P2 hingga pertengahan Desember 2025 telah menembus angka lebih dari Rp16,9 miliar atau mencapai 130,62 persen. Capaian ini diperkrakan masih akan bertambah hingga akhir tahun anggaran.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kotim Ramadansyah menyebutkan capaian tersebut merupakan hasil meningkatnya kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak, sekaligus menandakan tumbuhnya kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.
“Alhamdulillah, dari target Rp13 miliar, realisasi PBB-P2 saat ini sudah lebih dari Rp16 miliar. Ini perkembangan yang sangat mengembirakan,” ujar Ramadansyah.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh wajib pajak yang telah taat memenuhi kewajibannya. Menurutnya, pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik.
Pendapatan daerah yang bersumber dari pajak, retribusi, dndana bagi hasil, serta sumber sah lainnya digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan, mulai dari infrastruktur hingga layanan dasar.
Karena itu, Ramadansyah menegaskan pentingnya membangun pemahaman bahwa pajak memiliki dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Sebagai upaya meninmgkatkan transparansi, Bapenda berencana meminta seluruh Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) memasang penanda pada setiap proyek pembangunan fisik yang menunjukkan bahwa kegiatan tersebut dibiayai dari pajak masyarakat.
“Kami ingin masyarakat tahu dan bangga bahwa pembangunan yang mereka lihat itu berasal dari pajak yang mereka bayarkan,” katanya.
Selain peningkatan pelayanan, pemerintah daerah juga terus mendorong kepatuhan wajib pajak melalui pendekatan edukatif dan pemberian apresiasi. Salah satunya melalui kegiatan Gebyar PBB-P2 Tahun 2025 yang digelar di Taman Kota Sampit pada 7 Desember 2025 lalu.
Kegiatan tahunan tersebut dihadiri Bupati Kotim Halikinnor, Wakil Bupati Irawati, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah. Dalam kegiatan itu, Bapenda meberikan penghargaan dan hadiah kepada wajib pajak yang patuh membayar PBB-P2 tepat waktu sebelum jatuh tempo setiap 30 September.
Beragam hadiah disediakan, dengan hadiah utama berupa sepeda motor yang diraih oleh Supian Hadi, warga Jalan Samuda Ujung, dan Natalia Dewi, warga Jalan Delima 4.
Ramadansyah meambahkan, tingginya kepatuhan membayar PBB-P2 tidak hanya datang dari masyarakat perkotaan, tetapi juga dari wilayah kcamatan. Edukasi dan sosialisasi akan terus dilakukan agar kesadaran wajib pajak di 17 kecamatan di Kotim semakin meningkat.
“Hrapan kami, dengan keberhasilan tahun ini, pendapatan PBB-P2 pada tahun mendatang bisa meningkat lebih baik lagi,” pungkasnya. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor