Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Banjir di Tumbang Mujam Belum Surut, Warga Kotim Diminta Tetap Waspada

Farid Mahliyannor • Kamis, 4 Desember 2025 | 20:56 WIB
BENCANA ALAM: Banjir masih terjadi di Desa Tumbang Mujam, Kecamatan Tualan Hulu, Kotawaringin Timur, Kamis (4/12/2025) pagi. FOTO: BPBD KOTIM/RADAR SAMPIT
BENCANA ALAM: Banjir masih terjadi di Desa Tumbang Mujam, Kecamatan Tualan Hulu, Kotawaringin Timur, Kamis (4/12/2025) pagi. FOTO: BPBD KOTIM/RADAR SAMPIT

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Genangan banjir di Desa Tumbang Mujam, Kecamatan Tualan Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) hingga Kamis (4/12/2025) masih belum menunjukkan tanda-tanda surut.

Air yang merendam sebagian kawasan desa itu tercatat mencapai ketinggian sekitar 49 sentimeter.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim menyebutkan, banjir kali ini berdampak pada satu rumah yang dihuni satu kepala keluarga dengan total empat jiwa.

Meski jumlah warga terdampak relatif sedikit, kondisi wilayah tetap menjadi perhatian mengingat curah hujan di daerah tersebut cenderung meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam menuturkan bahwa secara umum fasilitas umum di desa itu masih aman. Tempat ibadah, sekolah, serta fasilitas kesehatan tidak mengalami genangan. Namun, satu bangunan perkantoran desa serta beberapa fasilitas umum lainnya dilaporkan ikut terpapar luapan air.

“Sebagian besar fasilitas umum tidak terdampak. Hanya satu bangunan perkantoran yang tercatat terendam,” jelasnya.

Menurut Multazam, tim BPBD terus melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan perkembangan situasi dapat segera direspons apabila kondsi memburuk. Dengan cuaca ynga masih tidak menentu, potensi kenaikan debit air tetap harus diantisipasi.

“Kami masih melakukan monitoring. Setiap perubahan kondisi akan segera kami sampaikan,” ujarnya.

Hingga laporan terakhir, akses warga di sekitar lokasi banjir masih dapat dilalui. Namun BPBD mengimbau masyarakat tetap berhati-hati dan menyiapkan langkah darurat apabila intensitas hujan meningkat.

“Kami meminta warga tetap waspada terhadap kemungkinan naiknya debit air,” imbaunya. (yn/fm) 

 

Editor : Farid Mahliyannor