Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Kesadaran Buang Sampah Masih Rendah, DLH Kotim Imbau Warga Jaga Fasilitas Publik

Yuni Pratiwi Iskandar • Selasa, 25 November 2025 | 21:10 WIB
ILUSTRASI: Aktivitas pekerja di salah satu Depo Sampah di wilayah Kecamatan Baamang. FOTO: DOK.YUNI/RADAR SAMPIT
ILUSTRASI: Aktivitas pekerja di salah satu Depo Sampah di wilayah Kecamatan Baamang. FOTO: DOK.YUNI/RADAR SAMPIT

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Sorotan publik terhadap kondisi kebersihan di Taman Kota Sampit kembali mencuat setelah beredar video tumpukan sampah usai aktivitas pedagang pada akhir pekan lalu.

Pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotawaringin Timur (Kotim menanggapi serius hal ini dengan mengajak masyarakat lebih bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan n.

Kepala DLH Kotim Marjuki menilai persoalan sampah tidak semata soal penanganan, tetapi berkaitan dengan perilaku masyarakat dlama menjaga ruang publik.

"Yang seharusnya diviralkan itu bukan sampahnya, tapi siapa yang membuang. Supaya ada budaya malu. Lingkungan ini milik bersama n, jadi menjaga kebersihan bukan tugas pemerintah saja," ujarnya.

Viralnya video tumpukan sampah tersebut memicu reaksi beragam dari warganet. Sebagian mempertanyakan peran pemerintah daerah, sementara sebagian lainnya mengkritik rendahnya kesadarampelaku yang membuang sampah sembarangan.

Belakangan, video lain beredar memperlihatkan seseorang menurunkan plastik berisi sampah diduga di area yang sama, dan kembali menuai kecaman publik.

Marjuki menegaskan, pemerintah daerah sudah menyediakan fasilitas pengelolaan sampah, termasuk delapan depo nyang tersebar di wilayah kota. Sampah dari kawasan pemukiman maupun pelaku usaha diangkut ke depo sebelum dibawa ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Jalan Jenderal Sudirman km 14.

Terkait sampah di Taman Kota, ia memastikan petugas kebersihan rutin melakukan pembersihan. Namun, tanpa dukungan masyarakat, upaya menjaga kota tetap bersih akan sulit dicapai.

"Kesadaran membuang sampah pada tempatnya yang perlu diperkuat. Memviralkan sampah tanpa edukasi justru bisa menimbulkan persepsi bahwa ini sepenuhnya tanggung jawab pemerintah, padahal tidak demikian," tegasnya.

Ia berharap viralnya ini menjadi refleksi bersama untuk memperbaiki perilaku, terutama di ruang publik yang menjadi ikon kota.

"Semua orang harusnbertanggung jawab atas sampah yang dihasilkan, baik dari rumah tangga maupun aktivitas usaha. Membuang sampah sembarangan itu pelanggaran dan tentu ada konsekuensinya," tambahnya.

Dengan fasilitas yang sudah disediakan pemerintah, DLH berharap masyarakat dapat lebih aktifndan sadar lingkungan an agar wajah kota tetap nyaman dan enak dipandang, terutama pada titik-titik ruang publik yang ramai sebagai area rekreasi keluarga. (yn/fm) 

Editor : Farid Mahliyannor
#Taman Kota Sampit #DLH Kotim #sampah #kebersihan