SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) melalui Dinas Pendidikan mulai memberi perhatian lebih pada ruang kompetisi dan apresiasi bagi guru.
Setelah berjalan rutin dalam pembinaan melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), kini disiapkan program berbasis kompetisi sebagai wadah pemacu kreativitas dan inovasi pendidik.
Rencana itu disampaikan Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Disdik Kotim Edie Sucipto saat membuka kegiatan penguatan kompetensi guru, Selasa (25/11/2025).
Menurutnya, selama ini banyak ide kreatif muncul dari para pendidik, namun belun tersedia ruang bagi mereka untuk menunjukkan karya dan potensi.
“Guru-guru kita ini punya kemampuan. Hanya saja ruangnya belum ada. Karena itu kami siapkan wadah kompetisi agar kreativitas mereka terlihat,” ujarnya.
Salah satu program yang tengah disiapkan adalah penyelenggaran Gebyar MGMP tingkat kabupaten pada tahun 2026.
Ajang ini dirancang sebagai lomba antarkelompok MGMP di sekolah, dengan sistem penilaian dan kriteria yang terukur. Guru atau kelompok terbaik akan dikirim mewakili Kotim ke tingkat provinsi.
Selain memfasilitasi kompetisi, Disdik juga memperluas kategori apresiasi bagi guru berprestasi melalui program tahunan yang telah berjalan. Saat ini tercatat lebih ihdari 15 kategori, termasuk penghargaan bagi guru dan kepala sekolah yang bertugas di wilayah pelosok.
Edie menilai jumlah peserta yang mengikuti program apresiasi perlu ditingkatkan. Ia meminta guru lebih aktif mempelajari petunjuk teknis dan tidak ragu mendaftarkan diri.
“Tahun ini peserta cukup baik, tetapi masih lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya. Harapan kami, tahun depan lebih banyak ikut,” katanya.
Lewat kombinasi kompetisi, apresiasi, dan pembinaan berkelanjutan, Disdik berharap motivasi guru semakinntumbuh dan berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
“Semakin banyak ruang yang kita buka, semakin banyak guru yang mampu menunjukkan kualitasnya,” tutup Edie. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor