Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pantau Harga Pangan Jelang Nataru di Kotim, Pastikan Kondisi Tetap Terkendali

Yuni Pratiwi Iskandar • Senin, 24 November 2025 | 20:46 WIB
BANTUAN: Plt Asisten II Setda Kotim Rody Kamislam saat kegiatan penyaluran bantuan pangan Presiden RI sekaligus pembukaan Pasar Murah Stabiliasi Harga menjelang Nataru 2025/2026 di halaman Kantor Bupa
BANTUAN: Plt Asisten II Setda Kotim Rody Kamislam saat kegiatan penyaluran bantuan pangan Presiden RI sekaligus pembukaan Pasar Murah Stabiliasi Harga menjelang Nataru 2025/2026 di halaman Kantor Bupa

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) memastikan pemantauan harga kebutuhan pokok terus dilakukan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan harga yang kerap terjadi saat  permintaan meningkat.

Pelaksana Tugas (Plt) Asisten II Setda Kotim Rody Kamislam mengatakan, pemantauan inflasi dan harga komoditas dilakukan secara rutin melalui rapat koordinasi bersama pemerintah provinsi.

“Setiap awal pekan, tepatnya hari Senin, kita mengikuti zoom meeting untuk mematau perkembangan harga di daerah,khususnya di Kotim. Pemantauan ini kemudian dievaluasi dan dilaporkan,” ujarnya usai menghadiri penyerahan bantuan pangan Presiden RI dan pembukaan Pasar Murah Stabilitas Harga di halaman Kantor Bupati Kotim, Sabtu (22/11/2025) tadi.

Program bantuan pangan dan pasar murah yang kembali digelar disebutnya sebagai salah satu upaya pemerintah menjaga stabilitas harga agar masyarakat tidak terbebani, terutama di masa menjelang hari besar.

Rody juga menyampaikan bahwasanya kondisi inflasi si di Kotim hingga saat ini masih tergolong stabil. Bahkan beberapa komoditas tercatat mengalami penurunan harga.

“Tidak semua naik, ada beberapa komoditas yang mengalami deflasi. Salah satunya kemarin ayam ras yang termasukl kebutuhan utama masyarakat mengalami deflasi,” jelasnya.

Pemerintah daerah terus memberi perhatian pada beberapa komoditas strategis seperti beras, telur, ayam pedaging, cabai, bawang, serta produk pangan lainbyang rentan mengalami kenaikan harga.

Selain itu, faktor lain seperti distribusi transportasi dan kondisi cuaca juga masuk dalam pemantauan rutin karena dapat memengaruhi kelancaran suplai barang.

“Koordinasi terus kita lakukan agar tidak terjadi hambatan yang dapat memicu kenaikan harga. Harapannya, jika pun terjadi inflasi, kondisinya tetap terkendali,” tegas Rody. (yn/fm) 

 

Editor : Farid Mahliyannor
#harga pangan #nataru #kotim #kebutuhan pokok