Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

BMKG Ingatkan Potensi Puting Beliung di Kalteng, Cuaca Ekstrem Mengintai Sepekan Ini

Usay Nor Rahmad • Rabu, 5 November 2025 | 13:30 WIB

 

Angin puting beliung dari kejauhan tampak dari Pantai Ujung Pandaran, Minggu (2/11/2025)
Angin puting beliung dari kejauhan tampak dari Pantai Ujung Pandaran, Minggu (2/11/2025)

Radarsampit.jawapos.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tjilik Riwut Palangka Raya mengingatkan masyarakat Kalimantan Tengah agar waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu angin kencang hingga puting beliung.

Fenomena ini berpotensi terjadi di sejumlah wilayah pada 5–7 November 2025.

Forecaster on Duty BMKG menyebut, fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) saat ini berada di fase 5 atau wilayah Maritime Continent.

Kondisi ini berpengaruh langsung terhadap pembentukan awan hujan di sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan Tengah.

“Terpantau adanya daerah perlambatan kecepatan angin atau konvergensi di wilayah Kalimantan Tengah. Ditambah kelembapan udara yang cukup tinggi dan kondisi atmosfer yang labil, hal ini memicu pertumbuhan awan hujan konvektif yang bisa memunculkan hujan lebat, petir, serta potensi angin puting beliung,” ujar prakirawan BMKG dalam peringatan dini yang diterbitkan, Rabu (5/11/2025).

Wilayah yang masuk kategori berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang meliputi: Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Sukamara, Lamandau, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau, serta Kota Palangka Raya.

BMKG mengingatkan, potensi angin puting beliung biasanya muncul dari awan Cumulonimbus (Cb) yang berkembang cepat di sore hingga malam hari. Fenomena ini sering disertai petir dan hujan deras berdurasi singkat.

Masyarakat diimbau untuk tidak berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame, serta mewaspadai kemungkinan pohon tumbang, genangan air, hingga banjir lokal.

“Cuaca bisa berubah cepat, terutama di daerah terbuka dan sekitar sungai. Kami imbau warga untuk aktif memantau informasi cuaca resmi dari BMKG,” tambahnya. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#BMKG #cuaca ekstrem #puting beliung