SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Usai upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di halaman Kantor Bupati Kotim, Selasa (28/10). Pemerintah daerah melepas tujuh atlet pelajar yang akan mewakili Kalimantan Tengah (Kalteng) di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII di Jakarta.
Pelepasan atlet tersebut menjadi simbol semangat Sumpah Pemuda bahwa generasi muda Kotim tidak hanya berjuang lewat kata dan semangat, tapi juga melalui prestasi di tingkat nasional.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kotim Wiyono, yang memimpin prosesi pelepasan menyampaikan kebanggaannya atas semangat para atlet muda ini.
“Ini momentum yang tepat untuk membuktikan bahwa pemuda Kotim mampu bersaing dan berprestasi. Semangat Hari Sumpah Pemuda harus menjadi dorongan bagi anak-anak muda untuk terus berkarya, berinovasi, dan membawa nama baik daerah,” ujar Wiyono.
Ia menjelaskan, tujuh atlet yang dilepas berasal dari cabang Taekwondo 2 atlet, Pencak Silat 3 atlet, Tenis Meja 1 atlet serta 1 atlet pendamping dari cabang bela diri. Mereka akan memperkuat kontingen Kalteng di POPNAS XVII yang digelar di DKI Jakarta.
“Kita bangga, karena dari Kotim ada anak-anak muda yang berhasil menembus ajang nasional ini,” tambahnya.
Selain mengapresiasi para atlet, Wiyono juga menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan upacara Hari Sumpah Pemuda yang berjalan lancar dan penuh semangat.
Ia menilai momen ini menjadi pengingat bahwa dukungan terhadap generasi muda, baik di bidang olahraga maupun kepemimpinan, harus terus diperkuat.
“Pemerintah daerah berkomitmen mendukung pembinaan pemuda dan olahraga di Kotim. Karena dari mereka, masa depan daerah ini akan terus tumbuh dan berkembang,” ucapnya.
Ia pun meminta doa serta dukungan masyarakat Kotim agar para atlet muda tersebut mampu tampil maksimal dan membawa pulang prestasi terbaik untuk mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
“Mereka bukan hanya membawa nama Kotim, tapi juga semangat Sumpah Pemuda yang terus hidup dalam setiap langkah generasi muda,” pungkas Wiyono. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor