SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Murni (60), warga Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), panik setelah dompet berisi perhiasan emas senilai Rp24 juta miliknya tertinggal di sebuah toko plastik di Samuda, Senin (27/10).
Putri Murni, Fitri, menjelaskan, ibunya baru menyadari kehilangan dompet setelah pulang dari berbelanja.
“Saat itu ibu pergi ke toko plastik. Setelah selesai berbelanja dan membayar, ternyata dompetnya tertinggal di meja kasir,” kata Fitri, Selasa (28/10).
Menurut Fitri, dompet tersebut berisi perhiasan yang selama ini menjadi tabungan ibunya. Rencananya, emas itu akan digunakan sebagai modal keberangkatan umrah.
Karena panik, Murni langsung menyebarkan informasi kehilangan dompet tersebut melalui media sosial.
“Alhamdulillah, tidak lama kemudian ada seorang ibu yang menghubungi kami. Katanya, dompet ibu ada padanya. Semua perhiasan di dalamnya juga masih lengkap,” ujar Fitri.
Ia bersyukur karena dompet dan seluruh isi di dalamnya berhasil ditemukan sebelum sempat dilaporkan ke pihak kepolisian.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Kotim AKP Iyudi mengimbau masyarakat agar tidak membawa perhiasan berlebihan saat bepergian, terutama ke tempat umum.
“Selain berisiko hilang, hal tersebut juga dapat memancing pelaku kejahatan,” tegasnya. (sir/yit)
Editor : Heru Prayitno