SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Jumlah pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Kotawaringin Timur (Kotim) mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Mayoritas pemohon merupakan peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.
Kepala Satuan Intelkam Polres Kotim AKP Yuan Irsyady mengatakan, lonjakan terjadi sejak Jumat (12/9). Guna mengantisipasi antrean, pelayanan SKCK dibuka pada hari Sabtu dan Minggu.
“Lonjakan terjadi sejak Jumat lalu. Saat ini jumlah pemohon mulai berkurang. Kami sempat membuka pelayanan di akhir pekan agar pemohon tidak menunggu terlalu lama,” ujar Yuan saat ditemui pada Selasa (23/9).
Berdasarkan data yang dihimpun, hingga saat ini tercatat sebanyak 1.891 pemohon SKCK untuk keperluan pendaftaran PPPK. Selain itu, ada sekitar 400 pemohon yang mengurus SKCK untuk keperluan Program Profesi Guru (PPG).
Meskipun situasi mulai kondusif, antrean masih terjadi, terutama dari calon siswa TNI. Salah satu pemohon, Rizky, warga Kecamatan Baamang, bahkan rela datang ke Polres Kotim sejak pukul 05.00 WIB demi mendapatkan SKCK.
“Rumah saya memang dekat, tapi saya datang pagi-pagi karena semangat ingin mengejar cita-cita menjadi abdi negara,” ujarnya.
Pelayanan SKCK saat ini telah dilakukan secara daring (online) maupun luring (offline), untuk mempermudah masyarakat dalam pengurusan dokumen. Pihak Polres terus berupaya memberikan pelayanan maksimal demi mendukung kebutuhan administrasi warga. (sir/yit)
Editor : Heru Prayitno