Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Titik Panas Meledak di Kotim, 14 Hotspot Terdeteksi Usai Beberapa Hari Tak Ada Hujan

Usay Nor Rahmad • Selasa, 23 September 2025 | 18:05 WIB
Kebakaran hutan dan lahan dilihat dari udara di Kabupaten Kotawaringin Timur beberapa waktu lalu.
Kebakaran hutan dan lahan dilihat dari udara di Kabupaten Kotawaringin Timur beberapa waktu lalu.

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Setelah beberapa hari terakhir nyaris tanpa hujan, titik panas di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali meledak.

Data Stasiun Meteorologi H Asan Sampit yang dirilis Selasa sore (23/9/2025) mencatat ada 14 titik panas (hotspot) yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Sebaran hotspot itu terdeteksi di Antang Kalang (6 titik), Bukit Santuai (3 titik), Mentaya Hulu (3 titik), Telaga Antang (2 titik), Tumbang Ramei, Tumbang Tawan, Tewai Hara, hingga Pahirangan.

Seluruhnya berada pada kategori tingkat kepercayaan menengah berdasarkan pantauan satelit SNPP.

Kepala Stasiun Meteorologi H Asan Sampit Mulyono Leo Nardo melalui keterangan resmi menyebut, kemunculan titik panas yang cukup signifikan ini dipicu minimnya hujan di wilayah Kotim.

Berdasarkan prakiraan cuaca, wilayah ini baru berpotensi mengalami awan hingga hujan ringan dalam 24 jam ke depan.

“Curah hujan harian masih rendah, sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali meningkat. Masyarakat diimbau waspada dan tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” tulisannya.

Lonjakan titik panas di Kotim ini menjadi alarm bagi semua pihak.

Apalagi saat ini beberapa kecamatan memang dikenal rawan karhutla setiap memasuki musim kemarau. Jika tidak diantisipasi, kondisi itu bisa memicu kabut asap yang mengganggu kesehatan dan aktivitas warga.

BMKG mengingatkan agar masyarakat berhati-hati dalam beraktivitas, terutama di kawasan hutan dan lahan gambut yang kering.

Kolaborasi bersama antara pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, dan masyarakat diperlukan untuk menekan potensi karhutla. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#titik panas #sampit #kotim #karhutla #hujan