SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Wakil Ketua II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Rudianur menyoroti rencana rotasi pejabat yang akan dilakukan pemerintah daerah pada September 2025.
Ia menegaskan, perombakan ini harus menghasilkan kepala dinas dan pejabat struktural yang kompeten, inovatif, serta mampu menuntaskan persoalan di lapangan.
“Jangan hanya bisa melapor saja, tetapi harus terampil menuntaskan permasalahan dan memiliki inovasi,” kata Rudianur.
Menurutnya, rotasi jabatan juga harus mengacu pada disiplin ilmu yang dimiliki pejabat. Hal ini penting untuk mencegah tumpang tindih kewenangan dan memastikan kebijakan berjalan efektif. Diungkapkannya, banyak jabatan yang diisi oleh orang yang tidak sesuai keahliannya.
“Akibatnya, masalah menumpuk dan tidak terselesaikan, khususnya terkait pertanahan, perkebunan, dan lahan. Banyak salah tafsir aturan yang berujung konflik sosial,” tegasnya.
Rudianur mengungkapkan, hingga saat ini masih banyak posisi penting yang diisi oleh pelaksana tugas (Plt). Di antaranya Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan, Direktur RSUD dr. Murjani Sampit, Kepala Badan Kesbangpol, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala DP3AP2KB, Kepala Dinas Kominfo, dan Kepala BKAD.
Selain itu, jabatan eselon III seperti Camat Teluk Sampit, Camat Mentaya Hilir Selatan, dan Camat Seranau juga masih dijabat Plt. Kondisi ini dinilainya menghambat efektivitas kerja.
“Kami ingin pejabat yang inovatif dan tidak hanya bekerja normatif,” harapnya. (ang/fm)
Editor : Farid Mahliyannor