SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai memfungsikan bangunan eks Pasar Ikan Mentaya menjadi Swalayan UMKM.
Swalayan UMKM itu dibuka pada Sabtu (7/12) sore, dengan diramaikan 24 outlet pusat jajanan serba ada (Pujasera) serta jajanan oleh-oleh khas Sampit buatan pelaku UMKM yang dipajang di rak-rak yang telah disediakan.
”Mulai Sabtu malam, Swalayan UMKM sudah dibuka dan masih uji coba dan terus dievaluasi apabila ada kekurangan. Untuk peresmiannya, insya Allah akan dilaksanakan Januari atau Februari 2025," kata Fahrujiansyah, Plt Kepala Diskoperindag Kotim, Sabtu (7/12).
Dia menuturkan, Swalayan UMKM akan dikelola dengan membentuk struktur kepengurusan setelah Perumda Pasar selesai.
”Perda Perumda pasar sudah ada, untuk saat ini dijalankan saja dulu yang terpenting bisa operasional. Sayang kalau aset dan fasilitas yang sudah ada ini terbengkalai tidak difungsikan," ujarnya.
Untuk sementara, sebelum struktur kepengurusan Perumda Pasar terbentuk, pihaknya melibatkan Asosiasi Mentaya UMKM yang mengoperasionalkannya.
”Swalayan UMKM dibuka mulai jam 09.00-22.00 WIB. Masyarakat bisa datang berkunjung menikmati jajanan dan kami sudah sediakan meja kursi untuk bersantai,"katanya.
Ketua Asosiasi Mentaya UMKM Sugianto mengatakan, sebelumnya memang meminta dan mendorong Diskoperindag Kotim untuk segera memfungsikan bangunan Swalayan Mentaya.
”Memang kami yang meminta, karena bangunan ini sudah bertahun-tahun terbengkalai, sudah ratusan juta dilakukan perbaikan dan lokasinya juga sangat strategis di pusat kota dekat Taman Kota Sampit sehingga kami meminta agar segera difungsikan," kata Sugianto, Senin (9/12).
Selama tiga hari dibuka, Swalayan UMKM mulai ramai dikunjungi warga. ”Alhamdulillah, setelah soft opening Sabtu malam, sampai hari ini mulai ramai pengunjung yang datang berbelanja jajanan. Untuk saat ini kami dipercaya mengelola secara swadaya gotong royong, mudah-mudahan kedepannya manajemen pengelolaan Swalayan UMKM bisa lebih baik lagi," katanya. (hgn/ign)
Editor : Slamet Harmoko