Radarsampit.jawapos.com - Minggu, 15 September 2024, menjadi hari yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Kota Sampit, Kalteng karena pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Taman Kota kembali digelar.
Acara ini berhasil menarik perhatian ribuan warga yang antusias mengikuti berbagai kegiatan yang berlangsung di kawasan tersebut.
Antusiasme Masyarakat yang Tinggi
Sejak pagi, kawasan Taman Kota Sampit sudah mulai dipadati warga yang datang untuk menikmati udara segar dan suasana bebas polusi kendaraan bermotor. Seperti biasanya, sesuai aturan dari Dishub Kotim, acara CFD ini berlangsung pada pukul 05.30 - 08.30 WIB.
Dan CFD kali ini juga diselingi untuk ikut merayakan Hari Perhubungan Nasional.
Berbagai kalangan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, memanfaatkan momen ini untuk berolahraga, berjalan-jalan, bersepeda, serta mengikuti kegiatan lainnya yang disediakan oleh penyelenggara.
Suasana makin ramai ketika Bupati Halikinnor dan Wakil Bupati Irawati juga ikut berbaur dengan masyarakat.
Kegiatan Olahraga, Hiburan, dan juga Tempat Kuliner Kaki Lima
Salah satu daya tarik utama dalam pelaksanaan Car Free Day kali ini adalah beragam kegiatan olahraga yang difasilitasi oleh pemerintah daerah dan komunitas-komunitas lokal.
Ada senam massal yang diikuti oleh ratusan peserta, baik dari komunitas senam maupun warga biasa.
Tak hanya olahraga, acara hiburan seperti pertunjukan musik akustik dari musisi lokal juga menambah semarak suasana.
Baca Juga: TKP Tewasnya Maling Terjepit Pintu Terdapat Simbol Ilmu Gaib, Pakihang Hapit?
Warga yang hadir tampak menikmati alunan musik sambil bersantai di area taman yang asri.
Selain itu, terdapat sejumlah penjual makanan dan minuman sehat yang menjual berbagai produk lokal, mulai dari jus segar, makanan ringan, hingga produk-produk kesehatan.
Kampanye Lingkungan dan Kesehatan
Selain sebagai ajang rekreasi dan olahraga, pelaksanaan Car Free Day di Taman Kota Sampit juga menjadi momen untuk menyuarakan kampanye peduli lingkungan dan kesehatan. Pentingnya menjaga pola hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan, serta dampak positif dari mengurangi penggunaan kendaraan bermotor untuk mengurangi emisi karbon. (*/sla)
Editor : Slamet Harmoko