KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com – Puluhan ibu rumah tangga yang juga merupakan kader PKK dan masyarakat Desa Tumbang Lampahung, Kecamatan Kurun, mengikuti pelatihan pembuatan jamu kencur.
Kegiatan tersebut digelar oleh TP-PKK Kabupaten Gunung Mas (Gumas) bekerja sama dengan anggota DPRD setempat, Iceu Purnamasari, dalam rangka kegiatan reses, Senin (9/3).
Ketua TP-PKK Kabupaten Gumas Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong melalui Sekretaris PKK Flabianus Totosetyo mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat, khususnya kaum ibu.
“Pelatihan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan bahan alami yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui kegiatan tersebut peserta tidak hanya memahami manfaat jamu kencur bagi kesehatan, tetapi juga mampu mengolahnya dengan baik sehingga dapat menjadi produk bernilai ekonomi dan berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumahan.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari TP-PKK Kabupaten Gumas, yakni Sri Yuniarty dan Hera, yang membidangi penguatan ketahanan keluarga meliputi bidang pangan, sandang, perumahan, dan tata laksana rumah tangga.
“Kedua narasumber memberikan materi sekaligus praktik langsung mengenai proses pembuatan jamu kencur secara higienis, mulai dari pengenalan bahan, proses pengolahan, hingga cara penyajian dan pengemasan produk,” jelasnya.
Melalui pelatihan tersebut, diharapkan masyarakat Desa Tumbang Lampahung semakin kreatif dalam memanfaatkan potensi lokal sehingga mampu membuka peluang usaha baru yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan keluarga.
“Pelatihan serupa akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan Kabupaten Gunung Mas yang maju, mandiri, dan sejahtera,” katanya.
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas Iceu Purnamasari menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi warga desa.
“Saya berharap pengetahuan dari pelatihan ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengembangkan usaha kecil yang dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga,” tandasnya. (arm/yit)
Editor : Heru Prayitno