Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Belum Sejam Dibuka, Komoditas GPM di Kuala Kurun Ludes Diserbu Warga

Heru Prayitno • Jumat, 6 Maret 2026 | 09:57 WIB

 

Warga antusias berbelanja saat pelaksanaan gerakan pangan murah di Kuala Kurun, Kamis (5/3).
Warga antusias berbelanja saat pelaksanaan gerakan pangan murah di Kuala Kurun, Kamis (5/3).

KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com – Antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) sangat tinggi. Berbagai komoditas pangan yang disediakan bahkan habis terjual dalam waktu kurang dari satu jam.

Kepala DPKP Kabupaten Gumas, Eigh Manto, mengatakan tingginya minat masyarakat terlihat dari cepatnya komoditas yang dijual pada kegiatan tersebut.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Komoditas yang kami sediakan habis diserbu warga dalam waktu kurang dari satu jam,” ujarnya di sela kegiatan GPM di Kuala Kurun, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor DPKP Kabupaten Gumas itu sudah dipadati warga sejak pagi hari, bahkan sebelum acara resmi dimulai.

Dalam pelaksanaannya, DPKP bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Gumas, Bulog, serta sejumlah pihak lainnya untuk menyediakan berbagai kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat. 

Sejumlah komoditas yang disediakan di antaranya beras premium sebanyak 2,5 ton atau 500 sak kemasan 5 kilogram, beras SPHP 1,5 ton atau 300 sak kemasan 5 kilogram, serta bawang merah dan bawang putih masing-masing 200 kilogram.

Selain itu, juga disiapkan 500 kilogram gula, 300 tray telur ayam ras, 50 kilogram daging ayam ras, 72 kilogram ikan patin, serta ratusan liter minyak goreng dari berbagai merek.

Eigh Manto menjelaskan, komoditas yang dijual pada kegiatan GPM tersebut mendapatkan subsidi sehingga harganya jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

Sebagai contoh, beras premium yang di pasaran dijual sekitar Rp80 ribu hingga Rp90 ribu per sak kemasan 5 kilogram, pada GPM hanya Rp65 ribu per sak. Sementara beras SPHP yang biasanya dijual Rp60 ribu hingga Rp65 ribu, pada kegiatan ini hanya Rp58 ribu per sak.

Begitu pula dengan komoditas lain seperti bawang merah dan bawang putih yang di pasaran berkisar Rp35 ribu hingga Rp55 ribu per kilogram, pada GPM dijual hanya Rp15 ribu per setengah kilogram.

Menurutnya, kegiatan GPM dilaksanakan untuk menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional, seperti Tahun Baru Imlek, Ramadan, Nyepi, dan Idul Fitri.

“Ke depan kami berharap kegiatan GPM bisa kembali dilaksanakan karena program ini menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk mengintervensi fluktuasi harga komoditas pangan di masyarakat,” pungkasnya. (cha*/yit) 

Editor : Heru Prayitno
#ludes #Gunung Mas (Gumas) #gpm