Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Tim Rescue Damkar Bertarung Semalam Suntuk Melawan Lebah

Dodi Abdul Qadir • Jumat, 27 Februari 2026 | 21:15 WIB

PENANGANAN : Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palangka Raya mengevakuasi sarang lebah dan tawon vespa.
PENANGANAN : Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palangka Raya mengevakuasi sarang lebah dan tawon vespa.

PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com - Tenaga keras Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palangka Raya benar-benar terkuras. Sejak Kamis sore (26/2/2026) hingga Jumat (27/2/2026) dini hari, mereka berjibaku menangani tiga laporan sekaligus, keberadaan lebah madu hingga dua sarang tawon vespa.

Analis Kebakaran Ahli Muda Damkar Kota Palangka Raya, Sucipto, menyampaikan, rangkaian penanganan diawali dari laporan warga di Jalan Talawang Raya, Gang Alif.

Di lokasi tersebut, segerombolan lebah madu menempel pada dahan pohon jambu mede setinggi kurang lebih dua meter dari permukaan tanah. Posisi sarang hanya berjarak sekitar 7–10 meter dari permukiman.

“Kekhawatiran pelapor cukup beralasan karena lokasi itu sering menjadi tempat anak-anak bermain pada siang hari,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).

Bebernya, koloni lebah terlihat jelas menggantung di dahan pohon. Setelah memastikan kesesuaian data dan kondisi lapangan, petugas mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap dan melakukan pengasapan tebal untuk menghalau lebah.

Selama proses evakuasi, warga diminta tetap berada di dalam rumah serta menutup pintu dan jendela. Sempat terjadi kendala ketika lima anak hendak melintas di gang tersebut. Demi menghindari risiko sengatan, petugas meminta mereka kembali dan mencari jalan lain.

Evakuasi lebah madu berlangsung sekitar dua jam. Satu anggota sempat tersengat seekor lebah yang masuk ke dalam sepatu safety boot. Namun kondisi tersebut tidak mengganggu jalannya operasi.

“Penanganan berjalan aman dan tuntas,” tambah Sucipto.

Lanjutnya, belum usai beristirahat, tim kembali menerima laporan sarang tawon vespa loreng di ventilasi udara kamar mandi rumah warga di Jalan Anggrek, Kereng Bangkirai. Sarang itu baru diketahui pemilik rumah saat mengecek kediamannya yang jarang ditempati.

tim rescue bersiap evakusi sarang tawon vespa
tim rescue bersiap evakusi sarang tawon vespa

Karena tidak ingin mengambil risiko, pemilik rumah melaporkan ke Damkar. Mengingat jenis tawon lebih berbahaya, proses evakuasi dilakukan pada malam hari untuk meminimalkan agresivitas. Dalam waktu sekitar 1,5 jam, sarang berhasil dievakuasi tanpa ada tawon yang lolos.

Kemudian, penanganan terakhir dilakukan di Jalan Akasia Induk. Sarang tawon vespa berdiameter sekitar 70 sentimeter menempel di ujung atap dan resplang rumah dua lantai, dengan ketinggian sekitar delapan meter dari permukaan tanah. Di samping rumah terdapat rumah kost, sehingga berpotensi membahayakan penghuni.

“Medan yang tinggi dan tanpa pijakan memaksa petugas menggunakan tangga bersambung yang disandarkan pada mobil rescue. Proses evakuasi memakan waktu sekitar dua jam. Beruntung, tidak ada warga yang menjadi korban sengatan,” bebernya.

Sucipto menambahkan, seluruh rangkaian penanganan berjalan aman dan lancar. Meski fisik terkuras karena harus menangani tiga lokasi berturut-turut, tim tetap mengutamakan keselamatan warga sebagai prioritas utama.

”tetap kami komitmen dalam penanganan dan hadir di masyarakat,” tandasnya. (daq/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#tim rescue #tawon vespa #PALANGKA RAYA #lebah #evakuasi