SUKAMARA, Radarsampit.jawapos.com – Akses jalan menuju Jembatan Jelai di wilayah Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar), mulai ditimbun. Di lokasi nampak alat berat. Meski demikian akses jalan masih belum terhubung sepenuhnya ke jembatan.
“Badan jalan di wilayah Kalbar sudah dikerjakan. Ada alat berat menimbun di sana dan akur kerukan juga menjadi lebar. Mudah-mudahan segera ditembuskan ke jembatan,” ujar Mahlan, salah seorang warga Sukamara.
Jembatan Jelai memang sudah tembus ke wilayah Kalbar, namun akses jalan masih terputus hanya satu kilometer lebih. Warga kedua kabupaten perbatasan pun berharap akses jalan segera terhubung.
Secercah harapan terhubungnya akses jalan di wilayah Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar) ke Jembatan Jelai yang puluhan tahun “nganggur” itu muncul.
Tahun depan, akses jalan sepanjang sekitar 1,7 meter itu ditargetkan mulai dibangun. Melibatkan empat perusahaan swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) mereka.
Harapan itu setelah Bupati Ketapang Alexander Wilyo melakukan kunjungan dan meninjau jembatan beberapa waktu lalu.
“Ruas jalan ini sangat penting karena akan menjadi jalur penghubung utama antara Ketapang dan Sukamara. Saat ini kami sedang dalam proses pengurusan izin pinjam pakai kawasan hutan, sebab sebagian ruas sepanjang 1,7 kilometer dengan lebar 25 meter berada di dalam kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT),” ujarnya.
Selain itu, pihaknya sedang menyelesaikan proses izin lingkungan UKL-UPL sebagai bagian dari tahapan administrasi yang wajib dipenuhi sebelum pembangunan dimulai. Ditargetkan tahun ini selesai, sehingga awal tahun depan sudah bisa dilaksanakan pembangunannya.
“Jalan akses ini bukan hanya membuka konektivitas antarwilayah, tetapi juga membuka harapan baru bagi masyarakat sekitar, mendekatkan jarak, memperlancar ekonomi, dan mempererat silaturahmi antara Ketapang dan Sukamara,” tegasnya. (fzr/fm)
Editor : Farid Mahliyannor