Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Banjir Merendam Belasan Rumah Warga Kabupaten Gunung Mas

Arham Said • Jumat, 21 November 2025 | 20:35 WIB
MULAI SURUT : Personel Polsek Rungan ketika memantau kondisi banjir yang telah surut di Desa Jangkit, Kecamatan Rungan Hulu, Gunung Mas, Jumat (21/11/2025). FOTO : HUMAS POLRES GUMAS/RADAR SAMPIT
MULAI SURUT : Personel Polsek Rungan ketika memantau kondisi banjir yang telah surut di Desa Jangkit, Kecamatan Rungan Hulu, Gunung Mas, Jumat (21/11/2025). FOTO : HUMAS POLRES GUMAS/RADAR SAMPIT

KUALA KURUN, Radarsampit.jawapos.com - Belasan rumah warga yang berada Desa Jangkit, Kecamatan Rungan Hulu, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) terendam banjir, akibat dari meluapnya debit air Sungai Rungan dan curah hujan tinggi.

"Berdasarkan pantauan kami di lapangan, luapan air merendam 17 unit rumah warga Desa Jangkit," ucap Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, melalui Kapolsek Rungan Ipda Muhamad Helmi Hakim, Jumat (21/11/2025).

Dia menyampaikan, ketinggian air ketika banjir itu mencapai kurang lebih 20 sentimeter, namun juga cepat surut seiiring dengan menurunnya debit air Sungai Rungan.

"Meski banjir menggenangi ratusan rumah warga, namun kami belum mendapatkan informasi adanya korban jiwa. Hanya sejumlah ternak ayam, babi dan sapi milik warga hanyut terbawa arus air," ujarnya.

Di sela memantau kondisi warga, personel Polsek Rungan juga melakukan penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada warga terdampak banjir di desa tersebut. Ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat yang tertimpa musibah banjir.

"Kami menyisir lokasi banjir dan mendatangi satu per satu rumah warga terdampak untuk serahkan bantuan dan pastikan keselamatan warga," terang Kapolsek.

Selain menyalurkan bansos untuk ringankan beban warga, tambah dia, personel juga mendengarkan keluh kesah warga. Prioritas dalam bencana banjir ini adalah keselamatan dan keamanan warga desa.

"Kehadiran Polri di lokasi bencana bukan hanya soal tugas, melainkan panggilan kemanusiaan," tukasnya. (arm/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#bencana #banjir #curah hujan tinggi #air sungai meluap