Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Puskesmas Berperan Penting dalam Mencegah Stunting, Apa Saja Layanan yang Diberikan?

Arham Said • Senin, 20 Oktober 2025 | 12:24 WIB
Bupati Gumas Jaya Samaya Monong dan Wakil Bupati Efrensia LP Umbing, ketika meninjau bangunan Puskesmas Tumbang Masukih, di Kecamatan Miri Manasa.
Bupati Gumas Jaya Samaya Monong dan Wakil Bupati Efrensia LP Umbing, ketika meninjau bangunan Puskesmas Tumbang Masukih, di Kecamatan Miri Manasa.

KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Pemkab Gumas) terus memperkuat peran pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting di wilayahnya.

Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, mengatakan bahwa puskesmas memiliki peran strategis dalam menurunkan angka stunting, mulai dari deteksi dini, pendataan anak berisiko, hingga intervensi gizi dan edukasi masyarakat.

“Puskesmas merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan. Mereka tidak hanya memberikan layanan medis, tetapi juga berperan penting dalam mendeteksi potensi stunting pada ibu hamil dan balita sejak dini,” ujar Jaya, Sabtu (18/10).

Saat ini, Kabupaten Gumas memiliki 17 puskesmas, 51 puskesmas pembantu (pustu), dan 35 pos kesehatan desa (poskesdes) yang tersebar di 12 kecamatan.

Deteksi dini dilakukan melalui pemantauan rutin pertumbuhan dan perkembangan anak di posyandu maupun melalui kunjungan rumah. Data hasil pemantauan tersebut dijadikan dasar dalam menentukan langkah intervensi yang dibutuhkan. 

Selain itu, puskesmas juga memberikan edukasi kepada calon pengantin, ibu hamil, dan keluarga balita terkait pentingnya asupan gizi seimbang, pola asuh yang tepat, serta perilaku hidup bersih dan sehat.

“Upaya preventif ini sangat penting agar risiko stunting bisa ditekan sejak awal,” katanya.

Dalam hal penanganan, puskesmas menyalurkan makanan tambahan bergizi, vitamin, imunisasi, serta layanan kesehatan ibu dan anak. Bila diperlukan, pasien dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Jaya menegaskan pentingnya sinergi antara puskesmas, pemerintah desa, kader posyandu, dan masyarakat dalam menyukseskan program pencegahan stunting.

“Peran puskesmas sangat menentukan dalam mencetak generasi sehat dan cerdas. Saya minta seluruh jajaran terus memperkuat kerja sama lintas sektor,” tegasnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada tenaga kesehatan yang telah berkontribusi dalam peningkatan layanan serta pelaksanaan program pemerintah.

“Saya optimistis, melalui kerja sama dan intervensi berkelanjutan, angka stunting di Kabupaten Gumas dapat ditekan, dan tujuan menciptakan sumber daya manusia unggul bisa terwujud,” pungkasnya. (arm/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#Gunung Mas (Gumas) #Stunting #puskesmas