KUALA KURUN, Radarsampit.jawapos.com - Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gunung Mas (Gumas) telah menganggarkan dana untuk pembangunan Jembatan Sei Nango menjadi permanen.
Jembatan tersebut terletak di ruas jalan kabupaten tepatnya di Desa Tewang Pajangan, Kecamatan Kurun, yang menghubungkan Kota Kuala Kurun menuju Desa Tumbang Miwan.
"Kami telah mengganggarkan dana Rp4,4 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025, untuk bangun secara permanen Jembatan Sei Nango dengan konstruksi pile slab," ucap Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gumas Baryen, Kamis (17/7/2025).
Selama ini, kata dia, Jembatan Sei Nango dibangun dari bahan kayu dan sering mengalami kerusakan. Setiap tahun harus dialokasikan anggaran untuk dilakukan perbaikan. Namun kini langkah strategis diambil untuk mengganti jembatan kayu dengan struktur permanen yang lebih kuat dan tahan lama.
"Usia Jembatan Sei Nango sudah cukup lama dan sering mengalami kerusakan. Untuk itu, kami akan bangun jembatan permanen di samping jembatan lama supaya masyarakat tetap bisa melintas ketika dilakukan pekerjaan," terangnya.
Dia menuturkan, pembangunan jembatan permanen Sei Nango dirancang dengan elevasi lebih tinggi dari jembatan kayu yang ada saat ini, yakni ditinggikan 1,5 meter untuk memberikan kenyamanan dan keamanan lebih bagi pengguna jalan.
"Pengerjaan proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu 180 hari ke depan, asalkan seluruh proses berjalan lancar tanpa kendala teknis maupun cuaca ekstrem," jelasnya.
Selain pembangunan Jembatan Sei Nango, ujar dia, pihaknya juga sudah merencanakan pembangunan sejumlah jembatan permanen lain pada tahun 2025, yang ditargetkan selesai tahun ini. Untuk jembatan lainnya akan dilakukan secara bertahap.
“Pembangunan jembatan permanen adalah bagian dari prioritas kami dalam memperbaiki konektivitas antardesa dan antarwilayah. Ini juga menjadi bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada kebutuhan masyarakat," tegasnya.
Dia menambahkan, langkah ini menjadi salah satu wujud nyata pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman, serta mendukung upaya percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui konektivitas yang lebih baik.
"Kami akan terus menunjukkan komitmen dalam membangun infrastruktur yang tangguh, terintegrasi dan berkelanjutan," pungkasnya. (arm/fm)
Editor : Farid Mahliyannor