PALANGKA RAYA. Radarsampit.jawapos.com - Pria bernama Laili Ajumi alias Ucok (45) warga Jalan dr. Murjani Gang Jingah, Kelurahan Pahandut, Palangka Raya kini menjadi orang yang paling dicari tim SAR Gabungan.
Hal itu lantaran, diduga Ucok tergelincir dan tenggelam di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan, tepatnya di RT. 05 RW. 27, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Palangka Raya, Jumat (16/5/2025).
Berdasarkan kronologis kejadian, pada Jumat (16/5/2025) pukul 17.00 WIB korban sedang memancing di atas lanting warga, kemudian terpeleset dan tenggelam di Sungai Kahayan.
Hingga berita ini diterbitkan, keberadaan korban masih belum ditemukan. SAR yang terlibat dalam pencarian antara lain Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, Dit Samapta Polda Kalteng, Polairud Polda Kateng, BPBD Kota Palangka Raya, Putra Pahandut, ERP Palangka Raya, Keluarga korban dan warga setempat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya A.A Ketut Alit Supartana menyampaikan, pihaknya sudah memberangkatkan satu tim rescue dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Palangka Raya untuk melakukan pencarian korban.
"Setelah berkoordinasi dengan instansi terkait, kami segera berangkatkan satu tim untuk melaksanakan pencarian orang tenggelam di Sungai Kahayan. Pencarian masih difokuskan di area yang sudah ditentukan,” ucapnya.
Sementara, Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi melalui Kapolsek Pahandut Kompol Volvy Apriana menerangkan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pahandut Polsek Pahandut Polresta Palangka Raya mendatangi lokasi kejadian.
“Korban Laili Ajumi alias Ucok (45). Berdasarkan keterangan saksi, korban terlihat hanyut dari arah barat sungai dan terbawa arus deras ke arah timur. Upaya penyelamatan sempat dilakukan warga, namun korban sudah tenggelam dan menghilang,” jelas Volvy.
Ia menambahkan, bahwa pihaknya telah menerjunkan personel Bhabinkamtibmas, Kanit Identifikasi, serta berkoordinasi dengan Babinsa dan unsur terkait untuk melakukan pengamanan serta mengumpulkan informasi di lokasi kejadian.
“Upaya pengamanan lokasi serta pengumpulan keterangan dan barang bukti telah kami lakukan. Saat ini proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim Basarnas, relawan, dan warga sekitar,” ucap Volvy. (daq/fm)
Editor : Farid Mahliyannor