KAPUAS, radarsampit.jawapos.com – Setelah pelaksanaan Haul Abah Guru Sekumpul ke -20 di Martapura, Kalimantan Selatan pada Minggu (5/1), arus balik jemaah menimbulkan kemacetan di sejumlah titik.
Dihimpun dari informasi relawan di Posko Rest Area, kemacetan terjadi dari Martapura, Sei Tabuk , simpang jalur Marabahan (Kalsel) hingga Bundaran Besar Kapuas.
”Arus balik lebih parah macetnya dibanding hari-hari sebelum pelaksanaan Haul,” kata Rasyid, relawan di Rest Area , Jalan Trans Kalimantan km 24, Senin (6/1)
Penyebab macetnya jalur, karena waktu arus balik terjadi dalam satu momen. Dimulai dari pukul 23.00 WIB (5/1) hingga Senin (6/1) sore.
Selain itu, faktor jemaah Haul juga lebih banyak dari tahun lalu. Dari data Diskominfo Kalsel, dari laporan tangkapan sinyal provider yang masuk, ada kurang lebih 4,1 Juta jemaah yang hadir. Jumlah itu meningkat dibanding tahun lalu sebanyak 3,3 juta jemaah.
Sementara itu, sejumlah relawan yang berjaga di Bundaran Besar Kuala Kapuas mengaku kewalahan mengatur lalu lintas dan melayani jemaah yang singgah.
”Sampai bergantian kami, saking membeludaknya jemaah yang balik. Dari pagi sampai malam ini masih padat dan macet mulai dari anjir hingga Bundaran Besar,” kata Junaidi, relawan di Posko Rest Area Bundaran Besar.
Tidak hanya dalam mengatur lalu lintas, pihaknya juga sempat kekurangan stok makanan dan minuman. Hal itu dikarenakan jumlah jemaah yang balik meningkat dibanding arus sebelum pelaksanaan haul. (sbn/ign)
Editor : Slamet Harmoko