Pembelajaran Jarak Jauh Diperpanjang hingga 26 September

Ria Mekar Anggreany • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 08:20 WIB
Ilustrasi pelajar di Lamandau sedang mengikuti pembelajaran jarak jauh mulai 7 September akibat kabut asap.
Ilustrasi pelajar di Lamandau sedang mengikuti pembelajaran jarak jauh mulai 7 September akibat kabut asap.

 

NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Lamandau melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kembali memperpanjang pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi satuan pendidikan di wilayah Kota Nanga Bulik. Kebijakan tersebut berlaku hingga Sabtu, 26 September 2026, menyusul kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih pekat.

Perpanjangan PJJ dilakukan karena kualitas udara dinilai belum cukup aman untuk kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). Sebelumnya, PJJ diberlakukan hingga 23 September 2026.

Plt Kepala Disdikbud Kabupaten Lamandau Loren Oktoberi Tahan mengatakan, perpanjangan PJJ dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan serta kesehatan peserta didik dan tenaga pendidik.

“Untuk sementara pembelajaran masih dilaksanakan secara jarak jauh, khususnya Kota Nanga Bulik. Ini mempertimbangkan kondisi kabut asap yang masih cukup pekat dan untuk menjaga kesehatan serta keselamatan peserta didik,” ujar Loren.

Berdasarkan pemberitahuan Disdikbud Lamandau, PJJ diberlakukan bagi satuan pendidikan TK, SD, dan SMP yang berada di wilayah Kota Nanga Bulik. Pembelajaran dilaksanakan dari rumah sesuai arahan masing-masing sekolah.

Salah satu sekolah yang menerapkan kebijakan tersebut adalah SMP Negeri 4 Bulik. Pihak sekolah melakukan polling kepada orang tua/wali murid pada Rabu (23/9/2026) untuk mengetahui pilihan mereka terkait pelaksanaan pembelajaran selama kondisi kabut asap.

Hasil polling menunjukkan 61 persen responden memilih pembelajaran tetap dilaksanakan melalui PJJ. Hasil tersebut menjadi salah satu pertimbangan sekolah dalam melanjutkan pembelajaran dari rumah.

Dalam surat pemberitahuan SMP Negeri 4 Bulik tertanggal 23 September 2026 disebutkan, PJJ kembali dilaksanakan mulai Kamis hingga Sabtu, 24–26 September 2026. Orang tua/wali murid diminta memantau dan memastikan anak mengikuti pembelajaran dengan baik serta mengurangi aktivitas di luar rumah selama kondisi kabut asap masih berlangsung.

Kebijakan PJJ akan dievaluasi berdasarkan perkembangan kualitas udara. PTM dapat kembali dilaksanakan apabila kondisi dinyatakan membaik atau terdapat pemberitahuan lebih lanjut dari Disdikbud maupun pihak sekolah. (mex/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
PJJ lamandau pendidikan karhutla