NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Lamandau memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi di tengah musim kemarau. Pemkab Lamandau menyalurkan air bersih secara bertahap kepada warga dan sejumlah fasilitas umum yang membutuhkan.
Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra turun langsung memantau penyaluran air bersih kepada masyarakat. Menurutnya, kemarau tidak hanya meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tetapi juga menyebabkan sebagian warga kesulitan mendapatkan air bersih.
“El Nino tahun ini kita tidak hanya dituntut untuk memadamkan karhutla, kita juga berupaya semaksimal mungkin hadir menjadi solusi atas bencana kekeringan yang dirasakan masyarakat saat ini,” kata Rizky.
Ia mengatakan, pemerintah daerah bersama tim terus mengoptimalkan sumber daya yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Namun, tingginya permintaan distribusi di berbagai wilayah membuat pelayanan dilakukan secara bertahap.
“Bagi warga maupun pengelola fasilitas publik yang belum mendapat pasokan air bersih, kami harapkan mohon bersabar karena jumlah relawan maupun armada pengangkut kita terbatas,” ujarnya.
Rizky mengimbau masyarakat yang telah menerima bantuan air bersih agar menggunakannya secara bijak dan tidak berlebihan. Penghematan diperlukan agar pasokan yang tersedia dapat mencukupi kebutuhan selama musim kemarau.
“Bagi yang sudah mendapat distribusi, kami imbau hemat menggunakan air bersih sesuai kebutuhan,” imbuhnya.
Selain rumah warga, Pemkab Lamandau membuka akses distribusi air bersih bagi sejumlah fasilitas umum. Melalui akun media sosialnya, Rizky mengajak pengelola masjid, gereja, sekolah, dan pesantren di sekitar Nanga Bulik yang membutuhkan suplai air untuk menyampaikan kebutuhannya.
“Masjid, gereja, sekolah dan pesantren di sekitaran Nanga Bulik yang butuh suplai air bersih, silakan komentar di bawah dan jangan lupa cantumkan nomor WhatsApp-nya, nanti ada tim relawan yang menghubungi,” ujar Rizky dalam unggahannya di media sosial.
Rizky optimistis kondisi kekeringan tidak berlangsung lama. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan diperkirakan mulai meningkat dalam waktu mendatang. Hujan dengan intensitas tinggi diprediksi mulai turun dalam sebulan ke depan.
“Alhamdulillah, hari ini juga sudah mulai turun hujan deras di beberapa tempat, baik di Kota Nanga Bulik maupun kecamatan sekitar,” tambahnya. (mex/yit)
Editor : Heru Prayitno