Bupati Lamandau Lepas Tujuh Calon Mahasiswa Penerima Beasiswa SDM Sawit

Ria Mekar Anggreany • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 18:21 WIB
Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra melepas calon mahasiswa penerima beasiswa sawit.  (Ria/Radar Sampit)
Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra melepas calon mahasiswa penerima beasiswa sawit.  (Ria/Radar Sampit)

 

NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra melepas tujuh calon mahasiswa asal Kabupaten Lamandau yang lolos sebagai penerima Beasiswa Sumber Daya Manusia (SDM) Sawit Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Tahun 2026, Kamis (10/9).

Rizky mengatakan, program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas SDM daerah, khususnya generasi muda yang diharapkan mampu berkontribusi dalam pengembangan sektor perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Lamandau.

Ia mengapresiasi DPD Apkasindo Kabupaten Lamandau yang telah menginisiasi kegiatan sekaligus memfasilitasi dan mendampingi calon mahasiswa dalam mengikuti program Beasiswa SDM Sawit BPDP.

“Ini adalah bentuk nyata kepedulian dan kolaborasi dalam membangun sumber daya manusia di Kabupaten Lamandau,” ujar Rizky.

Menurutnya, Apkasindo telah menunjukkan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong peningkatan kualitas SDM. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, dunia pendidikan, perusahaan perkebunan, lembaga pendamping, serta seluruh pihak yang mendukung program tersebut.

Kepada para penerima beasiswa, Rizky berpesan agar kesempatan yang diperoleh tidak disia-siakan. Mereka diminta belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik keluarga, daerah, dan almamater, serta membangun karakter, disiplin, dan rasa tanggung jawab.

“Jangan sia-siakan kesempatan ini. Belajar yang rajin, jaga pergaulan, jaga kesehatan, dan tetap rendah hati,” pesannya.

Rizky berharap para penerima beasiswa tidak hanya menjadi tenaga kerja, tetapi berkembang menjadi tenaga profesional, pengusaha, peneliti, inovator, hingga calon pemimpin yang memiliki kompetensi di sektor perkebunan kelapa sawit.

“Ke depan, kami berharap akan lahir anak-anak muda Lamandau yang memiliki kompetensi dan keahlian, yang nantinya bisa kembali memberikan kontribusi bagi daerah,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Lamandau Tiryan Kuderon mengatakan, minat masyarakat mengikuti program Beasiswa SDM Sawit BPDP terus meningkat. Pada 2026, tercatat 26 orang mendaftar dan tujuh orang dinyatakan lolos.

“Tahun 2026 ini ada 26 pendaftar, dan yang lolos sebanyak tujuh orang. Tahun sebelumnya, 2025, ada 20 pendaftar dan lima orang yang lolos. Sedangkan pada 2024 juga terdapat 20 pendaftar dengan lima orang dinyatakan lolos,” terang Deron.

Ia menjelaskan, program beasiswa pendidikan sawit yang diselenggarakan BPDP merupakan salah satu program pemerintah untuk menyiapkan SDM unggul guna mendukung keberlanjutan industri kelapa sawit. Putra-putri Lamandau setiap tahun didorong memanfaatkan kesempatan tersebut melalui berbagai jenjang pendidikan.

“Program ini sangat penting karena memberikan kesempatan kepada putra-putri daerah untuk mendapatkan pendidikan dan keahlian yang berkaitan dengan sektor kelapa sawit,” ujarnya.

Deron menambahkan, penerima beasiswa dapat menempuh pendidikan pada berbagai jenjang, mulai D1, D2, D3, hingga D4/S1, sesuai program dan ketentuan yang ditetapkan dalam Beasiswa SDM Sawit BPDP.

Ia berharap para penerima beasiswa tahun ini dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik dan kelak turut memperkuat ketersediaan SDM berkualitas di Kabupaten Lamandau, terutama untuk mendukung sektor perkebunan sawit yang menjadi salah satu sektor penting bagi perekonomian daerah. (mex/yit)

 

 

Editor : Heru Prayitno
lamandau sawit Beasiswa