Karhutla di Lamandau Tembus 173 Hektare

Ria Mekar Anggreany • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 11:28 WIB
Luas lahan yang terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Lamandau mencapai 173,05 hektare.  (Ria/Radar Sampit) 
Luas lahan yang terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Lamandau mencapai 173,05 hektare.  (Ria/Radar Sampit) 

 

NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Luas lahan yang terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Lamandau mencapai 173,05 hektare dari 86 kejadian hingga 8 September 2026. Jumlah titik panas (hotspot) yang tercatat mencapai 4.346.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lamandau Hendikel mengatakan, penanganan karhutla masih dilakukan tim gabungan yang melibatkan BPBD, TNI, dan Polri.

“Data sekarang 173,05 hektare dari 86 kejadian dengan total hotspot 4.346,” ujar Hendikel, Rabu (9/9/2026).

Menurutnya, tim gabungan terus melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik untuk mencegah api meluas. Kondisi lahan yang kering dan medan yang sulit menjadi tantangan dalam penanganan karhutla.

Hendikel mengimbau masyarakat turut mencegah munculnya titik api baru, terutama dengan tidak membuka lahan menggunakan cara membakar.

“Kami terus mengimbau warga untuk segera melaporkan apabila menemukan titik asap maupun api sekecil apa pun di sekitar wilayahnya,” tegasnya.

Ia berharap kewaspadaan dan kerja sama masyarakat dapat membantu menekan kejadian karhutla di Kabupaten Lamandau. (mex/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
lamandau karhutla