NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Kebakaran lahan gambut di belakang GOR Kujan, Kabupaten Lamandau, berlangsung lebih dari 15 hari dan terus meluas. Api mulai membakar kebun kelapa sawit milik warga di sekitar lokasi.
Kebakaran bermula dari area eks persawahan di sekitar Gardu Induk Desa Kujan. Meski sempat dipadamkan, sisa bara dan asap masih muncul. Api kembali menyala ketika angin bertiup kencang menjelang sore.
Kondisi tersebut menyebabkan kebakaran terus berulang dan meluas hingga mencapai puluhan hektare. Api membakar semak belukar serta lahan gambut yang kering dan mulai merambat ke kebun sawit warga.
Warga sekitar, Wardoyo, mengaku telah berupaya mencegah api masuk ke kebunnya dengan membuat sekat. Namun, api tetap perlahan menjalar dari bawah hingga ke pohon sawit.
“Saya sudah berupaya menjaga kebun saya supaya tidak ikut terbakar dengan membuat sekat. Namun, api tetap perlahan menjalar dari bawah ke pohon sawit dan berpindah melalui bagian atas antardahan,” ungkapnya.
Ia berharap mobil pemadam kebakaran dapat selalu siaga di lokasi. Menurutnya, kebakaran di kawasan tersebut hampir terjadi setiap hari sehingga membutuhkan penanganan cepat untuk mencegah api meluas ke kebun warga hingga permukiman.
Setelah menerima laporan, tim Satuan Tugas (Satgas) Karhutla langsung menuju lokasi untuk memadamkan api. Setelah api padam, petugas melakukan pendinginan dengan menyemprotkan air ke area gambut yang terbakar guna mencegah api kembali menyala.
“Saat ini air yang kita gunakan juga dicampur dengan deterjen. Semoga kebakaran tidak semakin meluas,” ungkap salah satu petugas. (mex/yit)
Editor : Heru Prayitno